Visitasi Lomba, Perpustakaan Nuwair Tampilkan Potensi Literasi
- 05 Sep 2026 10:05 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto menyampaikan bahwa kegiatan lomba tidak semata-mata diarahkan untuk mencari perpustakaan terbaik, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, perpustakaan harus mampu berkembang menjadi ruang pembelajaran masyarakat yang aktif, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Perpustakaan desa dan kelurahan harus terus berinovasi agar keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga menjadi pusat informasi, pembelajaran dan kegiatan literasi masyarakat,” kata Ridwan saat melakukan visitasi hari kedua Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo di Perpustakaan Nuwair, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Jumat (4/9/2026).
Ia menambahkan, keberadaan perpustakaan yang dikelola secara baik dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, pengelola perpustakaan, sekolah, komunitas, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Ridwan menjelaskan perpustakaan yang mengikuti lomba tingkat provinsi merupakan perpustakaan desa/kelurahan yang sebelumnya telah meraih Juara I pada tingkat kabupaten/kota. Melalui visitasi, tim juri melakukan penilaian secara langsung terhadap kondisi perpustakaan, penyelenggaraan layanan, pengelolaan koleksi, aktivitas literasi, serta berbagai inovasi yang dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam proses penilaian, tim juri yang terdiri atas Pustakawan Ahli Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Erna Harmain, akademisi Ampauleng Zainuddin, dan pegiat literasi Apris Nawu melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Perpustakaan Nuwair.
Selain melakukan observasi lapangan maupun pemeriksaan dokumen kelengkapan berkas instrumen penilaian sebagai bukti dukung, setiap peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan pengelolaan dan inovasi perpustakaannya di hadapan tim juri. Pada kesempatan tersebut, presentasi Perpustakaan Nuwair disampaikan oleh pengelola perpustakaan, Zulkifli.
Presentasi menjadi salah satu kesempatan bagi pengelola untuk menjelaskan berbagai program, kegiatan, pemanfaatan koleksi, strategi meningkatkan minat baca masyarakat, serta kontribusi perpustakaan dalam mendukung kebutuhan informasi dan pembelajaran masyarakat di wilayah kelurahan.
Pelaksanaan lomba perpustakaan desa/kelurahan ini juga sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Gorontalo dan Wakil Gubernur Gorontalo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan dan literasi. Pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui rangkaian visitasi ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap semakin banyak perpustakaan desa dan kelurahan yang mampu menghadirkan layanan berkualitas sekaligus menjadi ruang tumbuhnya budaya membaca dan kegiatan produktif masyarakat.
Rangkaian penilaian akan menjadi bahan bagi tim juri dalam menentukan perpustakaan desa/kelurahan terbaik tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Perpustakaan yang memiliki kinerja, inovasi, pengelolaan, serta dampak layanan terbaik nantinya diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perpustakaan lainnya di Provinsi Gorontalo. (mcgorontaloprov/ppid)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....