Pemerintah Siapkan Desa Luwoo Sebagai Desa Kreatif Digital

  • 31 Agt 2026 19:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Desa Luwoo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, bersiap memasuki babak baru pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital.

Menjelang launching Desa Kreatif Digital, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, meninjau langsung lokasi calon Desa Kreatif Digital sekaligus kawasan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Gorontalo.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, sarana dan prasarana, sekaligus melihat potensi ekonomi kreatif yang akan dikembangkan. Kegiatan turut dihadiri sejumlah OPD terkait dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, serta Kepala Desa Luwoo bersama aparat desa, Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya sentra produksi kriya berbahan rotan dan eceng gondok. Potensi ini dinilai menjadi salah satu kekuatan lokal yang dapat dikembangkan melalui branding, pengemasan, promosi dan pemasaran digital.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan Desa Kreatif Digital bukan sekadar program digitalisasi, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah bagi potensi lokal.

“Kita ingin potensi lokal Luwoo naik kelas melalui digitalisasi, sehingga produk kriya mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Sultan.

Menurutnya, pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari peningkatan kualitas produk, kapasitas pelaku usaha, kemasan, legalitas hingga pemasaran.

“Yang kita bangun bukan hanya tempatnya, tetapi ekosistem kreatifnya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa pengembangan Desa Kreatif Digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya tempatnya, tetapi bagaimana pelaku ekonomi kreatif mampu menghasilkan produk berkualitas, kemudian dipromosikan dan dipasarkan melalui platform digital,” tegas Sofyan.

Kawasan PLUT Kabupaten Gorontalo nantinya diharapkan menjadi salah satu simpul layanan, pendampingan, promosi dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. (mcgorontaloprov/ppid)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....