Wabup Boalemo: Data Jadi Kompas Utama Kebijakan Pembangunan

  • 28 Agt 2026 12:48 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Boalemo menegaskan pentingnya penguatan tata kelola data daerah untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali menyampaikan, di tengah era transformasi digital, data tidak lagi sekadar kumpulan angka dan informasi administratif, tetapi menjadi dasar utama pemerintah dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Lahmudin saat membuka Workshop Pembinaan dan Pengawasan Satu Data Daerah Kabupaten Boalemo di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Kamis 27 Agustus 2026.

Menurutnya, data memiliki peran penting mulai dari proses perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan hingga evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, kualitas data harus terus dijaga agar dapat dipertanggungjawabkan.

“Data adalah kompas utama dalam menentukan arah kebijakan, mulai dari perencanaan pembangunan hingga evaluasi pelayanan publik,” ucap Lahmudin.

Ia menilai, tanpa dukungan data yang akurat, mutakhir dan terpadu, pemerintah daerah berisiko mengambil kebijakan yang tidak sesuai dengan persoalan masyarakat. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan program pembangunan tidak berjalan secara optimal.

“Tanpa data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan yang kita ambil berisiko salah sasaran dan tidak menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Boalemo secara nyata,” kata Lahmudin.

Lahmudin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Boalemo memiliki tanggung jawab untuk membangun tata kelola data yang terintegrasi dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan pihak terkait.

Penguatan Satu Data Daerah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Di tingkat daerah, pelaksanaannya juga telah diperkuat melalui Peraturan Bupati Boalemo Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pedoman Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Boalemo.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta workshop mengikuti pembahasan secara serius, khususnya terkait mekanisme teknis pengelolaan dan integrasi data. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di masing-masing perangkat daerah.

“Kami berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti pembahasan ini dengan sungguh-sungguh. Kepada tim narasumber dan tim teknis dari Provinsi Gorontalo, kami titipkan ilmu dan keahlian agar mekanisme teknis yang dibahas dapat diaplikasikan secara efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Boalemo,” tambahnya.

Workshop tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo Srijun Tasman Dangkua, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Boalemo Roni Taningo, serta Kepala BPS Kabupaten Boalemo Mohammad Syaiful.

Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap penguatan Satu Data Daerah dapat menciptakan basis data pembangunan yang lebih terintegrasi, sehingga perencanaan program dan pengambilan keputusan pemerintah semakin terukur, efektif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....