Biro Organisasi Tegaskan Penilaian 6 Aspek RB Tematik pada Asistensi di Bonebol
- 28 Agt 2026 09:11 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo, Heriyanto Uwete, menekankan adanya perubahan krusial terkait fokus evaluasi RB Tematik tahun ini. Ia menjelaskan bahwa pada pertemuan sebelumnya di Manado, fokus penyusunan rencana aksi baru menyasar dua aspek utama, yakni kemiskinan dan investasi. Namun, berdasarkan hasil rapat bersama Kemendagri dan Surat Edaran Menpan RB, tahun ini seluruh enam aspek RB Tematik wajib dinilai.
"Tahun ini dikuatkan lagi, semua (enam aspek) mau dinilai. Empat aspek yang kemarin masih kita anggap santai, dalam kesempatan beberapa bulan ke depan sampai September, tolong diseriusi. Kami dari Biro akan memfasilitasi sejauh kemampuan kami, apa yang menjadi kebutuhan Bapak/Ibu di OPD," kata Heriyanto Uwete saat asistensi penguatan rencana aksi tematik, sinkronisasi evidence, dan finalisasi pohon kinerja RB tematik di Bone Bolango, Kamis, 27 Agustus 2026.
Heriyanto juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para perencana OPD. Ia menjamin, jika ada kendala data atau komunikasi mandek di tingkat pimpinan OPD (Kadis atau Kaban), peserta dapat langsung melapor ke tim fasilitator.
"Kalau ada kendala komunikasi data, sampaikan ke Pak Tobi (fasilitator), nanti teruskan ke saya. Saya sendiri yang akan langsung turun tangan mengintervensi dan berkomunikasi dengan Kepala Dinas atau Kepala Badannya masing-masing," ujar Heriyanto yang menunjukkan komitmen kuatnya dalam mengawal capaian RB.
Heriyanto mengungkapkan pemerintah menargetkan agar capaian indeks RB yang sebelumnya berada di angka "A minus" dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Untuk itu, Biro Organisasi juga merencanakan pemberian penghargaan (awarding) secara tertulis bagi OPD-OPD yang menunjukkan kinerja penyusunan dan implementasi terbaik.
Heriyanto juga sempat menyinggung komitmen Biro Organisasi dalam mendukung kejelasan jenjang karier para Pejabat Fungsional (JF) Perencana di tiap OPD, agar pemerataan formasi kelembagaan (rumah jabatan) dapat segera direalisasikan.
Kegiatan asistensi yang berlangsung 2 hari ini sebelumnya dibuka Kepala Bagian Reformasi Birokrasi (RB) & Akuntabilitas Kinerja, Abdul Wahab Otaya. Wahab juga memandu jalannya pendampingan awal bagi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk penambahan peserta dari Dinas Perikanan dan Kelautan.
"Kami tegaskan bahwa waktu dua hari ini akan dimaksimalkan, di mana hari pertama difokuskan pada penyusunan rencana aksi RB, dan hari kedua difokuskan pada SAKIP," kata Abdul Wahab Otaya.
Pelaksanaan teknis sinkronisasi evidence dan finalisasi dokumen ini akan didampingi secara maraton oleh tim asisten biro, yakni Tobias, Istiq, dan Rona. (mcgorontaloprov/reza)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....