Dasawisma sebagai Ujung Tombak Data dan Pembangunan Keluarga
- 27 Agt 2026 11:45 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Dasawisma tidak hanya berperan sebagai kelompok organisasi, tetapi harus menjadi basis data dan sarana deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang dihadapi keluarga.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo sekaligus Staf Ahli TP-PKK Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman pada sosialisasi dan desk kegiatan TP-PKK di Kabupaten Bone Bolango. Yana memberikan perhatian khusus terhadap penguatan peran Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK di tingkat keluarga.
Melalui Dasawisma, PKK diharapkan dapat mengetahui kondisi keluarga, termasuk keluarga miskin, ibu hamil, balita, anak berisiko stunting, keluarga rawan pangan, lansia serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Dasawisma adalah yang paling dekat dengan keluarga. Karena itu, Dasawisma harus mengetahui kondisi warganya. Dari data yang baik, kita dapat menyusun program yang tepat dan memastikan tidak ada keluarga yang terlewat dari perhatian,” ujar Yana, Rabu, 26 Agustus 2026.
Ia menekankan pentingnya perubahan pola kerja PKK berbasis data. Informasi dari Dasawisma harus dapat menjadi dasar bagi TP PKK Desa dan Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten dalam merencanakan program.
Menurutnya, Dasawisma juga dapat menjadi bagian dari sistem deteksi dini untuk mendukung percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Tanpa data kita tidak tahu persoalan yang sebenarnya. Karena itu, Dasawisma harus kita perkuat sebagai basis informasi keluarga, sehingga setiap program PKK benar-benar tepat sasaran dan hasilnya dapat diukur,” tegas Yana.
Melalui penguatan Dasawisma, Yana berharap gerakan PKK di Kabupaten Bone Bolango semakin mampu menjangkau keluarga secara langsung dan menjadi kekuatan penting dalam mendukung pencapaian Asta Cita serta visi dan misi pembangunan Provinsi Gorontalo.
“Pembangunan yang kuat dimulai dari keluarga, dan keluarga yang kuat harus didukung oleh data, pendampingan dan program yang tepat,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/fahmi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....