Dishub Survey AKDP di Pangkalan dan Halte di Gorontalo Utara

  • 25 Agt 2026 08:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo Utara – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo melaksanakan pendataan armada Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) sekaligus sosialisasi operasional Terminal Tipe B Limboto. Pendataan ini menyasar para pengemudi, pemilik armada, dan penyedia jasa angkutan AKDP di wilayah Gorontalo Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim surveyor Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo didampingi tim Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo Utara.

“Pendataan ini kami laksanakan di Gorontalo Utara, yang melintasi 4 titik utama pada pangkalan atau halte angkutan umum antara lain, di Molingkapoto, Kwandang, Gentuma, dan Terminal Tipe C Atinggola,” kata Ronaldo M Bobihoe Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek dan Terminal Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Senin, 24 Agustus /2026.

Ronaldo menjelaskan pendataan ini bertujuan untuk penyusunan basis data pergerakan armada secara real. Dinas Perhubungan membutuhkan data valid dan up-to-date terkait jumlah armada AKDP yang masih aktif beroperasi di trayek Gorontalo Utara, mengingat banyak kendaraan yang berganti status kepemilikan, mati izin trayek, atau mengubah alur operasional tanpa terdata secara resmi.

Selain itu juga ada rencana operasional terminal Tipe B Limboto. Masih maraknya pengemudi angkutan yang memilih menaikkan dan menurunkan penumpang di bahu jalan atau terminal bayangan. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi para sopir agar kembali masuk dan memanfaatkan fasilitas Terminal Tipe B Limboto sebagai simpul utama pergerakan penumpang demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.

Selain itu juga ada penataan trayek dan pencegahan trayek liar. Untuk memastikan setiap armada bergerak sesuai dengan rute perizinan yang ada terutama di wilayah Gorontalo Utara, guna mencegah gesekan antarpengemudi, meminimalisir penumpukan armada di titik-titik tertentu, serta menjamin keselamatan kelancaran arus lalu lintas di jalur lintas provinsi.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap keluhan dan aspirasi para operator angkutan.

Memberikan ruang bagi para pengemudi dan pemilik angkutan untuk menyampaikan kendala administrasi, kondisi operasional di lapangan, serta masukan terkait kemudahan pelayanan perizinan secara langsung kepada pengambil kebijakan.

Penyisiran lapangan berbasis koridor (mobile survey). Tim gabungan Dishub Provinsi dan Kabupaten mengoperasikan tim lapangan yang menyisiri 4 koridor utama secara berurutan, mulai dari Molingkapoto, Kwandang, Gentuma, hingga batas wilayah Atinggola pada titik-titik kumpul armada dan pangkalan angkutan.

Pemeriksaan fisik dan validasi dokumen (verifikasi lapangan) juga dilakukan dalam survey ini. Petugas mendatangi titik kumpul armada (AKDP) secara persuasif dan humanis untuk melakukan pencatatan nomor kendaraan, pengujian kelayakan operasional (KIR), keabsahan kartu pengawasan (KPA), serta status aktif izin trayek yang dimiliki pengemudi.

Saat bersama sopir petugas melakukan dialog dan sosialisasi secara langsung. Petugas menjelaskan perizinan dan rencana fungsional Terminal Tipe B Limboto.

“Seluruh temuan dokumen, keluhan pengemudi, serta jumlah fisik armada di 4 titik wilayah tersebut dirangkum tim surveyor untuk disusun menjadi laporan rekomendasi kebijakan perizinan dan tindak lanjut penertiban LLAJ oleh Dishub Provinsi Gorontalo dan stakeholder terkait,” ujar Ronaldo.

Melalui pendataan ini, Dinas Perhubungan ingin memastikan seluruh armada AKDP yang beroperasi secara real. Termasuk menyosialisasikan dalam waktu dekat operasional Terminal Tipe B Limboto sebagai simpul utama integrasi transportasi darat di Provinsi Gorontalo.

“Harapan kami para penyedia jasa angkutan dan pengemudi dapat menata kembali operasionalnya agar masuk dan memanfaatkan fasilitas terminal secara optimal demi keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat pengguna jasa, dan melengkapi dokumen yang ada pada pelayanan satu pintu pada terminal tipe B Limboto,” pinta Ronaldo.

Sementara itu Imam Ramadhan Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gorontalo Utara mengungkapan bahwa instansinya memberikan pendampingan penuh terhadap tim surveyor Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan pendataan dari Molingkapoto hingga Atinggola.

Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan berlalu lintas dan menertiban alur pergerakan angkutan umum di sepanjang koridor utama Gorontalo Utara.

“Dengan pendataan yang rapi dan optimalisasi fungsi terminal sebagai pelayanan satu pintu nantinya, kami dapat meminimalisir ketidaksesuaian trayek serta potensi kemacetan di titik-titik rawan, terlebih jaminan keselamatan bagi para penumpang," kata Imam Ramadhan. (mcgorontaloprov/rini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....