Gorontalo

Dinkes Gorontalo Dorong Sinergi PKK dalam Membangun Keluarga Sehat dan Cerdas

  • 22 Agt 2026 10:23 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengatakan pemberdayaan keluarga memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, berbagai intervensi kesehatan akan lebih efektif apabila pengetahuan dan praktik hidup sehat dibangun sejak dari lingkungan keluarga.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan cerdas. Karena itu, upaya kesehatan tidak cukup hanya dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi harus diperkuat dari lingkungan keluarga dengan meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan keluarga dalam menerapkan perilaku hidup sehat,” kata Anang pada Workshop Pembinaan Kesehatan Keluarga yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat, 21 Agustus /2026.

Workshop mengusung tema “Sehat dan Cerdas Melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga” dan dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan kesehatan sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK dalam mendorong penerapan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.

Anang mengatakan, sinergi Dinkes P2KB dengan TP PKK perlu terus diperkuat agar edukasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk melalui peran kader yang berada dekat dengan keluarga.

“Sinergi pemerintah dan PKK harus terus kita perkuat. Kader yang berada dekat dengan masyarakat memiliki peran penting untuk menggerakkan keluarga, mulai dari pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit, hingga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan deteksi dini dan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan dalam kegiatan tersebut turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan keluarga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan.

Melalui workshop ini, diharapkan kapasitas kader dan keluarga semakin kuat dalam menjalankan fungsi promotif dan preventif. Pemberdayaan keluarga juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya keluarga yang sehat, mandiri, produktif, serta memiliki pengetahuan yang memadai dalam menjaga kesehatan.

Anang menegaskan, pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, kader, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan secara berkelanjutan. (mcgorontaloprov/ilb/md)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....