Disparekrafpora Dorong Seni Budaya Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekraf

  • 20 Agt 2026 22:33 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo mendorong seni dan budaya daerah menjadi salah satu kekuatan dalam menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Supriyatno Kusnadi, saat menghadiri pengukuhan Pengurus Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2030, mewakili Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Rabu, 19 Agustus 2026.

Atas nama Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Supriyatno menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan pengurus KSBN Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta semakin aktif dalam memajukan dan melestarikan seni budaya Gorontalo.

“Kami mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus KSBN Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Semoga kepengurusan ini dapat semakin memperkuat upaya pelestarian seni dan budaya sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Supriyatno.

Kegiatan yang berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya di Provinsi Gorontalo.

Supriyatno mengatakan, keberadaan KSBN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menggali, melestarikan, sekaligus mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki setiap daerah.

Menurutnya, seni budaya memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan pariwisata. Berbagai kesenian tradisional, musik, tarian, tradisi, serta karya budaya lokal dapat dikemas menjadi bagian dari atraksi dan event pariwisata.

“Potensi seni dan budaya Gorontalo sangat besar. Ini perlu kita dorong agar tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga dapat menjadi penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengurus KSBN untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih intensif dengan Disparekrafpora, khususnya dalam menghadirkan seni pertunjukan dan tradisi lokal pada berbagai event pariwisata di Gorontalo.

Kolaborasi tersebut dinilai dapat membuka ruang yang lebih luas bagi seniman, pelaku UMKM, perajin, dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat maupun wisatawan.

Selain menjadi atraksi wisata, pengembangan seni budaya juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi. Karya kerajinan tradisional dan produk kreatif dapat terus dikembangkan melalui inovasi, promosi, serta perlindungan terhadap karya dan kekayaan intelektual.

Supriyatno menambahkan, budaya khas Gorontalo seperti tarian tradisional, musik, kerajinan tangan, dan berbagai tradisi daerah merupakan aset penting dalam memperkuat daya tarik destinasi wisata. Kekayaan tersebut dapat menjadi identitas yang membedakan Gorontalo sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah.

Dengan terbentuknya kepengurusan KSBN di seluruh kabupaten/kota, Disparekrafpora berharap sinergi antara pemerintah, pelaku seni, budayawan, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif semakin kuat. (mcgorontaloprov/anna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....