Taksi Nelayan dan Sembako di Desa Inengo
- 20 Agt 2026 22:42 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan sarana perikanan kepada pelaku usaha perikanan dan nelayan di Pangkalan Pendaratan Kapal Perikanan (PPKP) Inengo, Kabupaten Bone Bolango, Rabu, 19 Agustus 2026.
Bantuan tersebut diserahkan untuk mendukung produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut, Gusnar menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya Kapal Perikanan KM Gorontalo berukuran 5 GT, mesin tempel 15 PK, Vessel Monitoring System (VMS), sarana pemasaran ikan, premi asuransi nelayan, serta Sertifikat Kecakapan Nelayan.
Gusnar juga melakukan prosesi pecah kendi sebagai tanda peluncuran dan penyerahan Kapal Perikanan Program Taksi Nelayan.
Menurut Gusnar, sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Potensi sumber daya ikan di wilayah perairan Teluk Tomini dan Laut Sulawesi dinilai dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat jika dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Politisi senior tersebut mengatakan bahwa pembangunan sektor perikanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan nelayan, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Bantuan ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi bagaimana pemerintah hadir untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, keselamatan, dan profesionalisme nelayan,” ujar Gusnar.
Khusus penerima Kapal Perikanan KM Gorontalo 5 GT melalui Program Taksi Nelayan, Gusnar meminta agar kapal tersebut dimanfaatkan secara optimal. Ia juga mengingatkan penerima untuk menjaga dan merawat kapal sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang untuk menunjang aktivitas usaha.
Bagi Gusnar, faktor keselamatan juga harus menjadi perhatian utama setiap kali nelayan melaut.
Selain bantuan sarana produksi, pemerintah turut memberikan dukungan untuk memperkuat pemasaran hasil perikanan. Bantuan sarana pemasaran ikan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha.
Sementara itu, premi asuransi nelayan diberikan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko pekerjaan di laut. Adapun Sertifikat Kecakapan Nelayan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme nelayan dalam menjalankan aktivitasnya.
Pada kesempatan itu, Gusnar mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan melalui gerakan Gemarikan.
Menurutnya, ikan merupakan sumber pangan bergizi yang penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus.
Di sisi lain, Kepala DKP Provinsi Gorontalo Aryanto Husain menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah harus benar-benar dimanfaatkan oleh penerima. Ia meminta para nelayan tidak melihat bantuan tersebut sebatas aset pemberian pemerintah, melainkan sebagai sarana untuk mengembangkan usaha. (mcgorontaloprov/tg)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....