Gubernur Goorntalo Serahkan Bantuan Kapal 5 GT untuk Nelayan Bone Bolango
- 20 Agt 2026 22:43 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo memperkuat dukungan terhadap sektor kelautan dan perikanan melalui penyerahan bantuan sarana perikanan kepada pelaku usaha dan nelayan di Pangkalan Pendaratan Kapal Perikanan (PPKP) Inengo, Kabupaten Bone Bolango, Rabu, 19 Agustus 2026.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan turut dihadiri Bupati Bone Bolango, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo Aryanto Husain, serta para pelaku usaha perikanan dan nelayan penerima bantuan.
Bantuan yang diserahkan mencakup Kapal Perikanan KM Gorontalo berukuran 5 GT, mesin tempel 15 PK, Vessel Monitoring System (VMS), sarana pemasaran ikan, premi asuransi nelayan, serta Sertifikat Kecakapan Nelayan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur juga melaksanakan prosesi pecah kendi sebagai tanda peluncuran sekaligus penyerahan Kapal Perikanan Program Taksi Nelayan.
Gusnar mengatakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan kolaborasi pemerintah, nelayan, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan. Potensi sumber daya ikan di wilayah perairan Teluk Tomini dan Laut Sulawesi, menurutnya, menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bantuan ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, keselamatan, dan profesionalisme nelayan,” ujar Gusnar.
Khusus penerima Kapal Perikanan KM Gorontalo 5 GT melalui Program Taksi Nelayan, ia berpesan agar kapal dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, dan digunakan secara bertanggung jawab dengan tetap mengutamakan keselamatan selama melaut.
Selain sarana produksi, bantuan pemasaran ikan diharapkan dapat memperkuat nilai tambah hasil perikanan dan memperluas akses pasar. Sementara bantuan premi asuransi nelayan menjadi bentuk perlindungan terhadap risiko pekerjaan di laut.
Adapun Sertifikat Kecakapan Nelayan diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme nelayan dalam menjalankan aktivitas perikanan.
Gubernur juga mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui gerakan Gemarikan. Menurutnya, konsumsi ikan perlu terus ditingkatkan karena menjadi salah satu sumber pangan bergizi yang mendukung kesehatan, tumbuh kembang, dan kualitas sumber daya manusia.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bone Bolango menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo atas perhatian terhadap masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan nelayan di daerah.
Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Gorontalo Aryanto Husain menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya ikan merupakan amanah Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.
Menurut Aryanto, sumber daya ikan dan lingkungannya merupakan kekayaan alam yang harus dikelola secara berkelanjutan untuk mencapai sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Ia mengatakan Pemprov Gorontalo melalui DKP terus menjalankan berbagai program pengembangan kelautan dan perikanan untuk meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan ketersediaan pangan.
Dalam pengembangan perikanan tangkap, dukungan APBD Provinsi Gorontalo telah diwujudkan melalui pembangunan dan pemberian berbagai sarana produksi.
Pada 2023, Pemprov Gorontalo membangun tiga unit kapal ikan berukuran 5 GT. Kemudian pada 2024 dialokasikan bantuan kapal 5 GT, mesin tempel, serta alat penangkapan ikan jenis purse seine.
Selanjutnya pada 2025, DKP Provinsi Gorontalo mengalokasikan lima unit Kapal Perikanan Penangkap Tuna KM GAS berukuran 5 GT dengan konsep Taksi Nelayan sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Agromaritim.
Dukungan juga diberikan pada sisi pemasaran. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyalurkan motor bercoolbox kepada pedagang ikan keliling dan pedagang ikan lainnya untuk memperkuat Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) sekaligus membantu menekan laju inflasi.
Pada periode 2012–2021, sebanyak 582 unit motor bercoolbox telah diberikan. Jumlah tersebut kemudian bertambah 372 unit pada periode 2022–2025 dan 21 unit pada 2026.
Untuk perlindungan nelayan, Pemprov Gorontalo juga menjalankan Program Bantuan Premi Asuransi Nelayan sejak 2022. Program tersebut mencakup 598 nelayan pada 2022, 496 nelayan pada 2023, 300 nelayan pada 2024, 500 nelayan pada 2025, dan 500 nelayan pada 2026.
“Bantuan yang diserahkan hari ini bukan sekadar bantuan sarana, tetapi merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat usaha nelayan secara menyeluruh,” kata Aryanto.
Ia menjelaskan, setiap bantuan memiliki fungsi yang saling melengkapi. Kapal dan mesin menjadi sarana produksi, VMS mendukung aspek keselamatan dan pengawasan, sarana pemasaran memperkuat rantai nilai hasil perikanan, asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko profesi, sementara sertifikat kecakapan menjadi bagian dari peningkatan kompetensi nelayan.
Aryanto meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan secara optimal, tepat guna, dan berkelanjutan serta merawatnya sesuai ketentuan.
“Mari kita jaga bantuan ini sebagai aset pemerintah sekaligus sebagai sarana untuk menjamin keberlanjutan usaha nelayan,” pesannya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, nelayan, kelompok usaha, koperasi, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan nelayan Gorontalo yang sejahtera, mandiri, profesional, dan berdaya saing.
Penyerahan bantuan di PPKP Inengo menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk membangun sektor kelautan dan perikanan yang produktif, modern, berkelanjutan, dan berkeadilan, sekaligus menjadikan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (mcgorontaloprov/ppid)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....