KemenHAM Apresiasi Kolaborasi dan Peran UMKM dalam Rangkaian Hari Pengayoman
- 20 Agt 2026 07:14 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Keterlibatan pelaku UMKM dalam pameran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan. Ruang yang diberikan kepada pelaku usaha lokal tidak hanya memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga turut mendorong aktivitas ekonomi di daerah.
“Ini juga menjadi salah satu hal yang positif untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Koordinator Wilayah Kerja Kementerian Hak Asasi Manusia (Wilker KemenHAM) Gorontalo, Sarton Dali, saat mengapresiasi kegiatan Hari Pengayoman ke-81 yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rabu malam, 19 Agustus 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Sarton saat menghadiri Malam Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Gorontalo di Lapangan Pancasila Kanwil Kemenkum Gorontalo.
Menurut Sarton, keterlibatan berbagai pihak dalam rangkaian kegiatan Hari Pengayoman menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond Johanis Hendraputra Takasenseran, dalam sambutannya mengatakan berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81, mulai dari upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, fun walk dan pelayanan publik pada Car Free Day.
Selain itu, ada lomba olahraga, turnamen e-sports Mobile Legends, bakti sosial dan donor darah, lomba mewarnai dan menggambar bagi anak-anak, penyuluhan hukum, hingga pameran UMKM dan pelayanan publik. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan upacara peringatan Hari Pengayoman ke-81 yang berlangsung khidmat pada Rabu pagi.
Pameran UMKM dan pelayanan publik yang berlangsung selama dua hari turut mencatat sejumlah capaian layanan. Pada bidang kekayaan intelektual tercatat 36 penerima layanan, terdiri atas enam orang konsultasi, lima orang pendaftar merek, dan 25 orang pendaftar hak cipta.
Sementara itu, pada bidang Administrasi Hukum Umum tercatat 30 penerima layanan, terdiri atas 20 orang konsultasi dan 10 pendaftar Perseroan Perorangan. Pelayanan keimigrasian juga mencatat tujuh permohonan paspor, sedangkan Lapas Perempuan Gorontalo mencatat 29 kunjungan.
Tak hanya memperluas akses pelayanan publik, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Total perputaran uang selama dua hari pelaksanaan pameran UMKM dan pelayanan publik tercatat mencapai Rp29.116.000.
Raymond menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, instansi terkait, mitra kerja, panitia, pelaku UMKM, hingga masyarakat Gorontalo.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Gorontalo akhirnya tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga, membuka akses pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan Koordinator Wilayah Kerja KemenHAM Gorontalo, Sarton Dali bahwa kehadiran pemerintah harus mampu membangun interaksi yang lebih kuat dengan masyarakat dan memberikan dampak nyata, termasuk dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. (mcgorontaloprov/rls/akp)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....