Hari Pengayoman Momentum Perkuat Sinergi Kemenkum dan KemenHAM

  • 20 Agt 2026 22:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Goorntalo - Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Hukum dan Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Wilayah Kerja Kementerian Hak Asasi Manusia (Wilker KemenHAM) Gorontalo, Kantor Wilayah KemenHAM Sulawesi Tengah, Sarton Dali, saat menghadiri Malam Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Gorontalo, di Lapangan Pancasila Kanwil Kemenkum Gorontalo, Rabu malam, 19 Agustus 2026.

Sarton menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum, khususnya Kanwil Kemenkum Gorontalo, atas peringatan Hari Pengayoman Ke-81.“Selamat Hari Pengayoman ke-81 untuk Kementerian Hukum, khususnya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo,”ujar Sarton.

Menurutnya, momentum Hari Pengayoman menjadi kesempatan untuk terus menjaga dan meningkatkan hubungan kelembagaan yang telah terbangun antara Kementerian Hukum dan KemenHAM setelah keduanya berdiri sebagai kementerian tersendiri.

Ia menegaskan, pemisahan kelembagaan tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi keberlanjutan kerja sama yang selama ini telah memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Kami berharap kiranya sinergi yang terjalin sejak berpisahnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjadi kementerian tersendiri, hal-hal positif yang telah kita kerjasamakan selama ini tetap terjalin dan bisa ditingkatkan pada tahap-tahap selanjutnya,” kata Sarton.

Sarton juga menyoroti perjanjian kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan antara Kementerian Hukum dan KemenHAM. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi landasan penting untuk semakin memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi kedua kementerian.

“Tentu ini akan memperkuat silaturahmi dan tentunya kerja sama di bidang pelaksanaan kegiatan penegakan hukum dan hak asasi manusia di Indonesia, khususnya di Gorontalo,” jelasnya.

Lebih jauh, Sarton berharap penguatan sinergi lintas kementerian dapat bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, masyarakat harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari setiap kolaborasi yang dilakukan pemerintah.“Harapan kami dengan ini terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat lebih meningkat,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond Johanis Hendraputra Takasenseran, dalam sambutannya mengatakan Malam Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pengabdian sekaligus memperkuat komitmen memberikan pelayanan hukum yang semakin berkualitas.

Peringatan Hari Pengayoman tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.”

Raymond mengatakan tema tersebut menjadi semangat bagi jajaran Kanwil Kemenkum Gorontalo untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan hukum yang tidak hanya cepat dan modern melalui pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pelayanan hukum yang kami hadirkan tidak hanya cepat dan modern secara digital, tapi juga benar-benar menyentuh, mengayomi, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Gorontalo,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Raymond juga mengajak seluruh pihak untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur dengan memberikan doa serta bantuan sesuai kemampuan.

Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 di Gorontalo pun tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga, memperluas akses pelayanan publik, serta memastikan kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat. (mcgorontaloprov/rls/akp)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....