Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa dalam keterangannya mengatakan, semangat kemerdekaan di bidang kesehatan perlu diwujudkan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Upaya tersebut telah dilakukan pemerintah melalui berbagai layanan kesehatan, salah satunya Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengetahui faktor risiko penyakit lebih awal.
“Deteksi dini adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, pemerintah memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga faktor risiko dapat ditemukan dan ditindaklanjuti sedini mungkin,” ujar Anang, Senin, 17 Agustus 2026.
Menurutnya, kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya muncul ketika seseorang telah mengalami keluhan atau sakit. Masyarakat perlu menjadikan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian dari perilaku hidup sehat, sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Anang menilai, deteksi dini memiliki peran penting dalam mencegah penyakit, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan produktif. Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” juga menjadi pengingat bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa.
“Kemerdekaan untuk sehat dimulai dari kesadaran kita menjaga kesehatan. Mari manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, lakukan pemeriksaan secara berkala, dan terapkan perilaku hidup sehat agar kita dapat membangun masyarakat Gorontalo yang sehat, tangguh, dan produktif,” kata Anang.
Ia berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan Program CKG dan menjadikan deteksi dini sebagai kebiasaan. Dengan partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah, upaya pencegahan penyakit dapat diperkuat sejak tingkat individu, keluarga, hingga komunitas. (mcgorontaloprov/ilb/md)