Creative Society dan Pemkab Gorontalo Dorong UMKM dan Ekraf Naik Kelas

  • 17 Agt 2026 10:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Komitmen memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo kembali ditegaskan oleh Ketua Komunitas Creative Society dalam pertemuan bersama Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, usai pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia yang berlangsung di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Creative Society Rizki Ramadhan menyampaikan langsung kesiapan komunitas untuk membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendorong UMKM dan pelaku ekonomi kreatif agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memperluas akses pasar.

“Kami ingin Creative Society tidak hanya hadir sebagai komunitas, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang ikut bekerja dan memberikan solusi nyata bagi perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk membuka lebih banyak ruang bagi pelaku usaha agar bisa naik kelas, memperluas pasar, meningkatkan kapasitas, dan menciptakan nilai ekonomi baru,” tegasnya, Senin, 17 Agustus 20206.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya berbicara mengenai bantuan modal. Dibutuhkan ekosistem yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan branding, digitalisasi, legalitas usaha, akses pembiayaan, pendampingan, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.

“UMKM hari ini harus dipandang sebagai kekuatan ekonomi daerah, bukan sekadar usaha kecil. Ketika UMKM tumbuh, maka lapangan kerja terbuka, perputaran ekonomi bergerak, dan potensi daerah bisa memiliki nilai tambah yang lebih besar. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Gorontalo memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui ekonomi kreatif, baik dari sektor kuliner, kerajinan, fesyen, pariwisata, hingga berbagai produk lokal yang memiliki karakter dan identitas daerah.

“Kami percaya Kabupaten Gorontalo tidak kekurangan potensi, yang perlu diperkuat adalah ekosistemnya. Kreativitas masyarakat harus dipertemukan dengan pembinaan, akses pasar, teknologi, pembiayaan dan kebijakan yang tepat. Di situlah kami ingin mengambil peran,” tambahnya.

Creative Society berharap komunikasi awal dengan Bupati Gorontalo tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan untuk pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo.

“Harapan kami, ini bukan sekadar pertemuan dan wacana. Kami ingin membangun gerakan bersama—dari Gorontalo, oleh pelaku usaha Gorontalo, untuk pertumbuhan ekonomi Gorontalo. Kalau pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu visi, saya yakin UMKM Kabupaten Gorontalo bisa naik kelas dan menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi daerah,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara komunitas dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem UMKM yang lebih inklusif, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada perluasan pasar.

Creative Society berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari gerakan kolaboratif dalam membangun UMKM dan ekonomi kreatif Kabupaten Gorontalo yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (mcgorontaloprov/rls)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....