40 Orang Pengelola BUMDes di Gorontalo Ikuti Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan
- 14 Agt 2026 19:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bimbingan teknis penyusunan laporan Keuangan BUMDes berbasis aplikasi Forsa tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis menggunakan aplikasi forsa, tetapi juga diharapkan mampu membangun pemahaman yang utuh mengenai tata kelola keuangan dan perpajakan BUMDes yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para pengelola BUMDes dalam penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi forsa,” kata Lutfiany Makarawo Ketua Panitia bimbingan teknis penyusunan laporan keuangan BUMDes berbasis aplikasi Forsa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, Jumat, 14 Agustus 2026.
Lutfiany menejlasakn melalui pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan proses pengelolaan dan pelaporan keuangan BUMDes dapat dilakukan secara lebih sistematis, efektif, efisien, serta menghasilkan informasi keuangan yang lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya kewajiban perpajakan bumdes, tata cara pemenuhan kewajiban perpajakan, serta pentingnya tertib administrasi perpajakan dalam pengelolaan usaha BUMDes harus dikuasai secara baik oleh pengelola.
Narasumber kegiatan ini berasal dari BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gorontalo. Narasumber ini diharapkan dapat memberikan penguatan mengenai aspek tata kelola, akuntabilitas, pengendalian, serta penyusunan laporan keuangan BUMDes yang sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang baik.
“Maksud pelaksanaan bimbingan teknis ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pengelola BUMDes dalam melakukan penyusunan dan pengelolaan laporan keuangan berbasis aplikasi,” ujar Lutfiany.
Dengan bimtek ini diharapkan peserta mampu meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dalam pengelolaan administrasi dan Keuangan, meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola dan penyusunan laporan keuangan BUMDes, memberikan keterampilan teknis dalam penggunaan aplikasi Forsa, meningkatkan kualitas, ketertiban, transparansi, dan akuntabilitas laporan keuangan bumdes, memberikan pemahaman mengenai aspek perpajakan yang berkaitan dengan kegiatan dan transaksi bumdes, dan mendorong terwujudnya tata kelola bumdes yang profesional, efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan..
“Peserta yang kami undang berjumlah 40 orang yang berasal dari perwakilan BUMDes masing-masing kabupaten,” ucap Lutfiany. (mcgorontaloprov/fahmi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....