Kepuasan Masyarakat 89,89 Persen, BPBD Gorontalo Dinilai Responsif
- 07 Agt 2026 19:47 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kinerja pelayanan publik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap Layanan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Korban Bencana, BPBD Provinsi Gorontalo berhasil mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,89 persen, yang menunjukkan kualitas pelayanan berada pada kategori sangat baik.
Survei yang melibatkan 15 responden tersebut mengukur sembilan unsur pelayanan yang menjadi indikator dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Hasilnya menunjukkan mayoritas aspek pelayanan memperoleh nilai tinggi, mencerminkan komitmen BPBD Provinsi Gorontalo dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan profesional kepada masyarakat terdampak bencana.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BPBD untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat saat terjadi bencana.
"Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 89,89 persen merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang kami berikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar semakin cepat, tepat, transparan, dan responsif dalam setiap penanganan bencana," ujar Rusli, Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan hasil survei, unsur biaya pelayanan dan produk layanan memperoleh nilai tertinggi, masing-masing 93,00. Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat menilai layanan BPBD mudah diakses tanpa biaya serta mampu memenuhi kebutuhan sesuai harapan.
Sementara itu, unsur kompetensi petugas juga memperoleh nilai tinggi, yakni 91,75, disusul prosedur pelayanan sebesar 90,25. Penilaian tersebut mencerminkan kemampuan aparatur BPBD dalam memberikan pelayanan sesuai standar operasional dengan tetap mengedepankan profesionalisme.
| Baca juga: Forum Satu Data Sepakati 1.413 Daftar Data |
Adapun unsur lainnya meliputi waktu pelayanan memperoleh nilai 89,00, perilaku petugas 89,50, sarana dan prasarana 88,25, penanganan pengaduan 87,50, serta persyaratan pelayanan 86,75. Meski seluruh unsur berada pada kategori baik hingga sangat baik, hasil survei ini juga menjadi bahan evaluasi untuk melakukan penyempurnaan pelayanan secara berkelanjutan.
Rusli menegaskan bahwa BPBD Provinsi Gorontalo tidak hanya berfokus pada kecepatan respons saat terjadi bencana, tetapi juga terus membangun budaya pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang terdampak bencana memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan manusiawi sesuai standar pelayanan publik," tegasnya.
Menurutnya, pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat merupakan bagian dari upaya BPBD Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kebencanaan.
BPBD Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyempurnaan prosedur pelayanan, optimalisasi sarana dan prasarana, serta percepatan penanganan pengaduan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat pada periode survei berikutnya. (mcgorontaloprov/ppid)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....