60.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bone Pantai
- 04 Agt 2026 11:33 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menyalurkan 60.000 liter air bersih kepada masyarakat di Desa Tongo dan Desa Batu Hijau, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango.
Upaya ini merupakan bentuk respons cepat terhadap krisis air bersih dan mempercepat penanganan dampak kekeringan yang melanda Gorontalo.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan dan menurunnya debit sumber air di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Moh. Tahir Laendeng, mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen lapangan agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Distribusi air bersih 60.000 liter di Desa Tongo dan Desa Batu Hijau, ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan warga," ujar Moh. Tahir Laendeng, Senin, 3 Agustus /2026.
Ia menjelaskan, BPBD Provinsi Gorontalo terus mengerahkan armada mobil tangki air ke wilayah terdampak. Selain melakukan distribusi, tim juga melaksanakan asesmen secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi kekeringan dan menentukan lokasi prioritas penyaluran bantuan berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan penanganan kekeringan tidak hanya bergantung pada distribusi air bersih, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, serta berbagai instansi, TNI dan Polisi serta relawan kemanusiaan.
"Tadi kami dari BPBD bersama dengan Polsek Bone Pantai sama-sama menyalurkan air bersih, ini sebagai kolaborasi untuk menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana kekeringan. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal," tambahnya.
BPBD Provinsi Gorontalo juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih yang disalurkan secara hemat dan bijaksana, mengingat musim kemarau masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Hingga saat ini, BPBD Provinsi Gorontalo terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak tetap berjalan optimal. Distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai hasil asesmen lapangan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mengurangi dampak kekeringan dan menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. (mcgorontaloprov/ppid)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....