Lahan Bekas PENAS XVII di Limboto Akan dioptimakan Fungsinya

  • 26 Jul 2026 11:14 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kawasan bekas lahan PENAS KTNA XVII memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat unggulan sektor peternakan, perkebunan maupun kelautan dan perikanan.

Agar dapat dioptimalkan dan menghindari pembiaran Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo menggelar rapat dengan sejumlah instansi.

‎"Kita tidak ingin lahan yang pernah menjadi pusat perhatian nasional ini hanya menjadi kenangan. Melalui rapat ini, kita duduk bersama pemilik lahan dan instansi terkait untuk menyusun rencana pengembangan lanjutan yang jelas, terukur, dan memberikan keuntungan bersama," ujar Ramdhan Pade Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ramdhan menjelaskan pertemuan ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman pangan Hortikultura, dan dihadiri perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pemilik lahan kawasan eks PENAS XVII.

‎Pertemuan ini membahas berbagai hal teknis, kesepakatan pemanfaatan lahan, sinergi program antar instansi, serta skema kerja sama yang menguntungkan semua pihak, khususnya pemilik lahan dan masyarakat sekitarDiharapkan hasil rapat ini segera ditindaklanjuti sehingga kawasan eks PENAS segera berubah menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif yang mendorong kesejahteraan masyarakat Gorontalo. (mcgorontaloprov/hariman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....