Jaga Masa Depan Anak, Pesta Anak Gembira Edukasi lewat Permainan dan Musik

  • 25 Jul 2026 07:08 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Gerakan kolaboratif ini mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, pendidik, hingga pemerintah untuk menciptakan ruang aman dan bebas kekerasan bagi anak Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Salampuan dan Posuara berkolaburasi dengan Prodi PIAUD & PGMI IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar aksi kampanye dan perayaan hari anak nasional bertajuk "Pesta Anak Gembira" yang mengusung tema “Bermain, Bernyanyi, dan Terbangkan Harapan”.

Kegiatan yang memadukan nostalgia permainan tradisional, pertunjukan musik interaktif, hingga pelepasan layang-layang ini dihadiri oleh anak-anak, orang tua, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, SALAMPUAN menegaskan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, perundungan (bullying), dan eksploitasi. Menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak bukanlah tugas tunggal keluarga, melainkan komitmen bersama yang melibatkan seluruh lapisan sosial.

"Anak-anak tidak hanya membutuhkan perlindungan secara hukum, tetapi juga ruang untuk tumbuh secara sehat, bahagia, dan dihargai perasaannya. Permainan tradisional dan musik yang kami hadirkan hari ini adalah media edukasi untuk mengembalikan hak bermain anak sekaligus mempererat ikatan kasih sayang antara orang dewasa dan anak," ujar Asriyati Nadjamuddin Direktur Salampuan, Sabtu, 24 Juli 2026.

Serangkaian kegiatan interaktif dihadirkan untuk merekatkan hubungan antar-generasi. Anak-anak diajak mengenal kembali permainan tradisional seperti gobak sodor, egrang batok dan lompat tali yang sarat akan nilai gotong royong dan sosialisasi.

Acara dilanjutkan dengan senandung musik anak, di mana peserta bernyanyi bersama sebagai simbol ekspresi kebebasan dan kegembiraan dan mewarnai layang-layang dengan cap tangan masing-masing.

Puncak acara ditandai dengan Pelepasan Layang-Layang Harapan. Layang-layang yang telah dicap tangan oleh anak-anak diterbangkan ke udara. Momen ini menjadi simbolisasi komitmen bersama untuk melambungkan harapan dan melindungi hak-hak anak Indonesia setinggi-tingginya.

Melalui momentum ini, SALAMPUAN, Prodi PIAUD & PGMI IAIN Sultan Amai Gorontalo, POSUARA menyampaikan tiga pesan utama kampanye perlindungan anak:

1. Penguatan Peran Keluarga & Sekolah: Mendorong pola asuh positif tanpa kekerasan serta menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.

2. Kepekaan Masyarakat: Mengajak warga untuk peduli dan berani bersuara (dont be a bystander) jika melihat indikasi kekerasan pada anak di sekitarnya.

3. Dukungan Kebijakan Publik: Mendorong pemangku kebijakan untuk terus memperkuat regulasi pro-anak serta menyediakan ruang publik yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak.

Acara ditutup dengan Deklarasi Suara Anak dengan menyanyikan lagu Laskar Pelangi dan komitmen bersama dari seluruh peserta yang hadir untuk terus mengawal perlindungan anak di lingkungan masing-masing. (mcgorontaloprov)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....