Gandeng Kementan, Pemprov Gorontalo Tingkatkan Kompetensi Pengawas Benih

  • 23 Jul 2026 18:52 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang perbenihan.

Melalui UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan, dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP), dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas Pengawas Benih Tanaman (PBT) pada 23–24 Juli 2026.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian serta Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para Pengawas Benih Tanaman dalam menjalankan tugas di lapangan, mulai dari pengawasan sumber benih, pengambilan contoh bibit, proses sertifikasi, hingga pengawasan penyaluran benih tanaman perkebunan.

Penguatan kapasitas tersebut menjadi bagian penting dalam menjamin mutu benih yang beredar sekaligus mendukung program hilirisasi komoditas perkebunan di Provinsi Gorontalo.

"Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penguatan materi mengenai regulasi, standar teknis, serta mekanisme pengawasan perbenihan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Kepala UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan, dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) Provinsi Gorontalo, Safrano Isa, Kamis 23 Juli 2026.

Safrano mengharapkan seluruh proses sertifikasi dan pengawasan benih dapat dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas produksi pertanian.

Safrano Isa menegaskan bahwa kualitas benih merupakan fondasi utama dalam membangun sektor perkebunan yang produktif dan berdaya saing.

"Pengawas Benih Tanaman memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjamin mutu benih yang digunakan oleh petani. Melalui peningkatan kapasitas ini, kami ingin memastikan setiap tahapan, mulai dari pengawasan sumber benih, sertifikasi hingga penyaluran, berjalan sesuai standar sehingga mampu mendukung keberhasilan program hilirisasi perkebunan di Provinsi Gorontalo," ujar Safrano.

Ia menambahkan, ketersediaan benih unggul dan bersertifikat akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan unggulan Gorontalo, seperti kelapa, kakao, dan tebu. Dengan benih yang berkualitas, hasil produksi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan serta memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, diharapkan kapasitas Pengawas Benih Tanaman semakin kuat sehingga mampu memberikan jaminan mutu benih yang beredar di masyarakat.

Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan serta mempercepat terwujudnya hilirisasi perkebunan yang memberikan nilai tambah bagi petani dan perekonomian daerah. (mcgorontaloprov/Oman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....