Sertifikasi NKV Kunci Produk Masuk Pasar Modern

  • 23 Jul 2026 08:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo– Sertifikasi NKV bukan sekadar syarat administrasi, melainkan bukti nyata bahwa pelaku usaha telah menerapkan standar higiene dan sanitasi ketat, sehingga menjamin produk pangan asal hewan yang dihasilkan Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

‎"Jika kita ingin produk ayam Gorontalo melangkah lebih jauh—masuk pasar modern, program Makan Bergizi Gratis, pasokan industri pengolahan, hingga lintas provinsi—maka kepemilikan NKV adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar," kata Ramdhan Pade Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo pada Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) Produk Pangan Asal Hewan, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Ramdhan kegiatan ini menjadi langkah nyata mendukung program strategis pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di wilayah ini.

Ramdhan Pade menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perwakilan Kementerian Pertanian RI, Direktur Kesmavet Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Wiranata serta seluruh narasumber, kepala dinas se-Kabupaten/Kota, pelaku usaha peternakan unggas, distributor, dan peserta yang hadir.

‎"Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami ucapkan terima kasih atas komitmen yang telah dibangun bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan terkait sertifikasi NKV," kata Ramdhan.

Menurutnya saat ini Gorontalo sedang bergerak cepat mempercepat hilirisasi ayam terintegrasi, sebagai tulang punggung kemandirian pangan, peningkatan nilai tambah komoditas, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi masyarakat.‎

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, jaminan mutu, keamanan pangan, ketertelusuran produk, dan kepercayaan konsumen menjadi penentu utama.

Pelaku usaha bersertifikat NKV memiliki peluang lebih besar menjalin kerja sama dengan hotel, restoran, rumah sakit, hingga jaringan ritel modern.

‎Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen mendampingi penuh pelaku usaha melalui empat langkah strategis: peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendampingan teknis pemenuhan syarat NKV, penguatan pengawasan kesehatan hewan, serta sinergi erat dengan pemerintah kabupaten/kota dan Kementerian Pertanian.

‎"Kami mengajak seluruh pelaku usaha: pandanglah NKV bukan sebagai beban, melainkan investasi berharga untuk kualitas, kepercayaan konsumen, keberlanjutan usaha, dan daya saing produk Gorontalo," ajaknya.

‎Dengan standar yang sama di seluruh rantai produksi dan kolaborasi antar pihak, ia optimis Gorontalo akan menjadi salah satu pusat industri perunggasan modern, efisien, dan berdaya saing di kawasan Timur Indonesia. (mcgorontaloprov/Hariman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....