Gorontalo

PAIR Sulawesi Annual Meeting Dorong Hasil Riset Transisi Energi Bersih

  • 22 Jul 2026 13:17 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Salah satu hasil penelitian dipaparkan dalam PAIR Sulawesi Annual Meeting berkaitan dengan transisi energi bersih, perubahan iklim, serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian utama para pesertanya.

Penelitian yang dilaksanakan di Puskesmas Biluhu, Kabupaten Gorontalo, oleh tim peneliti dari perguruan tinggi di Australia dan Indonesia menunjukkan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan primer di wilayah pesisir memerlukan sistem layanan yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Keandalan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh keterpaduan sistem air bersih, sanitasi, energi, dan bangunan yang mampu berfungsi secara optimal setiap hari.

"Temuan tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan daerah untuk mewujudkan puskesmas yang tangguh iklim, rendah karbon, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman serta berkelanjutan bagi masyarakat pesisir," kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa pada PAIR Sulawesi Annual Meeting yang berlangsung di Hotel Unhas, Makassar, pada 20–23 Juli 2026, Selasa (21/7/2026).

Menurut Anang pertemuan tahunan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan mitra internasional untuk membahas hasil-hasil riset strategis yang mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan Sulawesi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari Indonesia dan Australia. Sambutan kehormatan disampaikan oleh Counsellor of Knowledge, Innovation and Humanitarian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, Paula Gerhardt, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan Adziman, perwakilan LPDP Ayom Widipaminto, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memaparkan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan transisi energi bersih sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan yang tetap memperhatikan aspek lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Gorontalo juga tampil sebagai pembicara pada sesi talkshow bertema “Transisi Energi Bersih” bersama para panelis, yakni Sherah Kurnia dari University of Melbourne, Nizam dari Universitas Gadjah Mada, Elvira Katuuk selaku Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, Felia Salim dari Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP), serta Yos Sunitiyoso dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Diskusi dipandu oleh Monica Agnes Sylvia dari Australia-Indonesia Centre.

Anang S. Otoluwa mengatakan bahwa keterlibatan Gorontalo dalam forum internasional tersebut menjadi peluang penting untuk memperkuat pemanfaatan hasil riset sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti.

“Perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata bagi sektor kesehatan. Karena itu, hasil penelitian seperti ini perlu diterjemahkan menjadi kebijakan yang mampu melindungi kesehatan masyarakat” kata Anang.

Ia menambahkan bahwa penelitian yang dilaksanakan di Puskesmas Biluhu memberikan gambaran nyata mengenai hubungan antara transisi energi, lingkungan, dan kesehatan masyarakat di tingkat lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra internasional merupakan modal penting dalam menghasilkan inovasi kebijakan yang relevan dengan kebutuhan daerah” tambahnya.

Menurut Anang, Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen mendukung implementasi hasil penelitian agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penguatan pelayanan kesehatan dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami berharap rekomendasi dari penelitian ini dapat diimplementasikan dalam kebijakan daerah sehingga pembangunan sektor kesehatan semakin adaptif terhadap perubahan iklim dan sejalan dengan visi transisi energi bersih yang diusung Pemerintah Provinsi Gorontalo” pungkas Anang. (mcgorontaloprov/ilb/md)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....