Penyambutan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap pelaksanaan kegiatan ilmiah yang mempertemukan para dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi dan tenaga kesehatan dari berbagai daerah. Selama berada di Gorontalo, para peserta akan mengikuti rangkaian webinar, diskusi ilmiah, serta kegiatan penguatan kapasitas di bidang kesehatan saluran cerna dan hati.
Ia menambahkan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berkomitmen mendukung setiap kegiatan ilmiah yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan di daerah.
“Kami berharap seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Gorontalo. Semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi dan pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk deteksi dini, pencegahan, dan penatalaksanaan penyakit saluran cerna di fasilitas pelayanan kesehatan” ucap Syafiin.
Pelaksanaan PGI Outreach 3 sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan. Berbagai literatur menyebutkan bahwa Continuing Medical Education (CME) berperan penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperbarui praktik klinis sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, serta mendorong pelayanan yang lebih aman dan berbasis bukti. Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan bahwa penguatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun jejaring kolaborasi yang lebih luas antara organisasi profesi, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo. (mcgorontaloprov/ilb/md)