Gubernur Gorontalo Resmi Bubarkan Panitia Daerah PENAS XVII 2026
- 29 Jun 2026 08:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo secara resmi mengakhiri masa tugas Panitia Daerah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 melalui acara silaturahmi dan makan malam bersama yang berlangsung di Objek Wisata Pantai Dulanga, Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo, Minggu 28 Juni 2026.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan instansi vertikal, serta seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan PENAS XVII. Momentum itu juga dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata kepada para Liaison Officer (LO) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka selama mendampingi kontingen dari berbagai provinsi peserta.
Pembubaran panitia ditandai dengan penyerahan cendera mata dari Gubernur kepada seluruh Liaison Officer (LO) dari jajaran OPD yang menjadi penanggung jawab masing-masing provinsi peserta PENAS. Kegiatan juga diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari sejumlah mitra pelaksana, di antaranya Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Kepala Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), serta perwakilan LO.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan PENAS XVII. Menurutnya, keberhasilan sebuah agenda nasional tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur yang menjalankan tugasnya secara maksimal.
“Hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Kelancaran dan kesuksesan PENAS XVII merupakan buah dari dedikasi seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ujar Gusnar.
Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan PENAS XVII menjadi semakin istimewa karena mampu terlaksana dengan baik meski didukung anggaran yang terbatas. Kerja keras seluruh seksi dan LO, baik yang berada di garis depan maupun di balik layar, dinilai menjadi faktor utama yang membuat pelaksanaan kegiatan berlangsung sukses.
Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Gusnar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia atas dedikasi, komitmen, dan kerja sama yang telah diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan PENAS XVII berhasil membawa nama Gorontalo menjadi perbincangan nasional, terutama di media sosial. Menurutnya, hal tersebut memberikan manfaat besar bagi daerah, mulai dari semakin dikenalnya Gorontalo di tingkat nasional, terbukanya peluang kerja sama yang lebih luas, hingga meningkatnya kepercayaan pemerintah pusat terhadap kemampuan Gorontalo menyelenggarakan agenda berskala nasional.
“Ini adalah harga yang tidak bisa dinilai. Kita tidak perlu lagi berada di pinggir-pinggir birokrasi nasional. Sekarang Gorontalo berada di depan birokrasi nasional. Kita tidak perlu rendah diri karena memiliki fiskal dan jumlah penduduk yang kecil. Kini Gorontalo menempati tempat yang terhormat di mata birokrasi nasional dan itu harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Gusnar.
PENAS Petani dan Nelayan XVII berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20–25 Juni 2026. Agenda nasional tersebut dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan puncak pelaksanaannya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....