169,75 Ton Sampah PENAS XVII Ditangani Tim Kebersihan

  • 27 Jun 2026 18:31 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Berakhirnya Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 tidak hanya menyisakan cerita tentang kemeriahan dan suksesnya penyelenggaraan event nasional tersebut, tetapi juga menjadi bukti kerja keras para petugas kebersihan yang berada di balik layar.

Selama kegiatan pada 20–25 Juni 2026 di Limboto, Kabupaten Gorontalo, mereka memastikan seluruh kawasan tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi oleh puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia.

PENAS XVII yang sukses digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah menjadi perhatian pemerintah pusat. Pembukaan kegiatan diresmikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sementara puncak acara dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet, Kapolri, Panglima TNI, gubernur, serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di balik kemegahan panggung dan padatnya rangkaian kegiatan selama lima hari, terdapat dedikasi para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo.

"Mereka bekerja sejak masa persiapan, selama pelaksanaan, hingga pembongkaran area pameran untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga," kata Kepala DLHK Provinsi Gorontalo melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Alim Katili, Sabtu, 27 Juni 2026.

Berdasarkan data DLHK Provinsi Gorontalo, total sampah yang berhasil ditangani sejak tahap persiapan hingga berakhirnya kegiatan mencapai skitar 169,75 ton.

Rinciannya meliputi tahap persiapan pada 15–19 Juni 2026 sekitar 35 ton, dengan rata-rata dua truk sampah per hari. Pada hari pembukaan PENAS, 20 Juni 2026, volume sampah meningkat menjadi 28 ton atau sekitar delapan truk.

Selama pelaksanaan kegiatan pada 21–23 Juni 2026, petugas menangani sekitar 31,5 ton sampah dengan rata-rata tiga truk setiap hari. Volume tertinggi terjadi pada saat penutupan kegiatan, 24 Juni 2026, yang mencapai 70 ton atau sekitar 20 truk sampah. Sementara pada tahap pembongkaran area pameran, 25 Juni 2026, masih terdapat sekitar 5,25 ton sampah yang harus ditangani.

Besarnya volume sampah tersebut menunjukkan tingginya aktivitas selama penyelenggaraan PENAS XVII sekaligus menjadi gambaran besarnya tanggung jawab yang dipikul para petugas kebersihan.

Dengan sistem kerja bergiliran, mereka melakukan penyapuan, pengumpulan, pengangkutan, hingga pembersihan kawasan kegiatan agar tetap bersih dan nyaman setiap hari.

Keberhasilan menjaga kebersihan kawasan PENAS XVII menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kesuksesan penyelenggaraan event nasional tersebut. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi peserta dan tamu undangan, tetapi juga memperkuat citra Gorontalo sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan kegiatan berskala nasional dengan pelayanan yang optimal.

Di balik sorotan panggung utama dan kemeriahan acara, para petugas kebersihan telah menjadi garda terdepan yang bekerja tanpa banyak terlihat. Dedikasi mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suksesnya PENAS XVII 2026 dan menjadi bukti nyata semangat kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan masyarakat. (mcgorontaloprov/ppid)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....