Destinasi Pendaratan Bung Karno Kunjungan Favorit Kontingen PENAS XVII
- 20 Jun 2026 13:08 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sejumlah peserta dari berbagai daerah yang mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 melakukan kunjungan wisata ke Museum Pendaratan Pesawat Amphibi Bung Karno di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Jumat, 19 Juni 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pengenalan destinasi sejarah dan budaya daerah kepada peserta yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia dalam momentum penyelenggaraan PENAS XVII di Provinsi Gorontalo.
PENAS XVII berlangsung pada 20–25 Juni 2026 dan menjadi ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, akademisi, hingga pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan Indonesia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kunjungan ke Iluta dilakukan secara bertahap dan tidak berlangsung secara bersamaan.
Tercatat, peserta yang berkunjung berasal dari Palembang sebanyak 30 orang, Jakarta sebanyak 11 orang, serta Jawa Barat sebanyak 35 orang. Kontingen dari Jakarta juga diketahui melibatkan peserta dari Kementerian Pertanian. Setiap rombongan datang sesuai jadwal masing-masing sejak pagi hingga sore hari untuk menikmati kawasan wisata sekaligus mengenal sejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.
Museum Pendaratan Pesawat Amphibi Bung Karno merupakan salah satu destinasi sejarah unggulan di Gorontalo yang berada di tepian Danau Limboto. Lokasi ini berjarak sekitar 9,5 kilometer dari pusat Kota Gorontalo dan dapat ditempuh sekitar 15–35 menit perjalanan.
Destinasi ini memiliki nilai historis karena menjadi titik pendaratan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang pada tahun 1950 tiba di Gorontalo menggunakan pesawat amphibi. Jejak kunjungan tersebut kemudian diabadikan melalui museum yang menyimpan dokumentasi sejarah serta sejumlah peninggalan terkait perjalanan kenegaraan tersebut.
Selain menyuguhkan nilai sejarah, kawasan Iluta juga menawarkan panorama Danau Limboto yang menjadi daya tarik wisata. Pengunjung dapat menikmati suasana danau, berfoto di kawasan cagar budaya dengan bangunan bergaya kolonial tahun 1936, hingga menikmati aktivitas rekreasi di sekitar kawasan. Kunjungan wisata para peserta PENAS XVII ini diharapkan menjadi ruang promosi budaya dan sejarah Gorontalo kepada tamu dari berbagai daerah, sekaligus memperkenalkan potensi wisata lokal yang dapat berkembang seiring pelaksanaan agenda nasional.
PENAS XVII 2026 sendiri diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan nasional terbesar di Gorontalo dengan target kehadiran sekitar 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia serta berbagai agenda seperti pameran inovasi pertanian, temu wicara, kemitraan usaha, dan penguatan jejaring sektor pangan nasional. (mcgorontaloprov/
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....