Gorontalo

Skrining Kesehatan Peserta PENAS XVII, Pertama Dilaksanakan di Indonesia

  • 18 Jun 2026 01:58 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Skrining kesehatan bagi peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo menjadi inovasi layanan kesehatan yang mendapat perhatian khusus. Kegiatan tersebut bahkan disebut sebagai yang pertama kali dilakukan dalam penyelenggaraan PENAS di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo sekaligus Penanggung Jawab Tim Ambulans dan Layanan Primer, Syafiin S. Napu, usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Tim Kesehatan PENAS XVII yang digelar di halaman PSC 119 Kabupaten Gorontalo, Rabu, 17 Juni /2026.

Menurut Syafiin, skrining kesehatan menjadi langkah preventif yang dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat Gorontalo sekaligus memastikan peserta yang datang dari berbagai daerah dalam kondisi sehat selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS.

“Memang skrining ini ditujukan untuk kita menjaga seluruh rakyat Gorontalo agar tidak tertular penyakit yang dibawa oleh para tamu. Oleh karena itu, skrining ini sangat berguna sekali dan menurut Kementerian Pertanian, bahwa skrining seperti ini baru nanti di Gorontalo dilakukan” ungkap Syafiin.

Ia menjelaskan, proses skrining dilaksanakan bagi seluruh tamu dan peserta yang datang dari berbagai provinsi melalui pos pelayanan yang telah disiapkan di Sekretariat PENAS. Tahapan skrining diawali dengan pengisian formulir secara daring melalui Google Form, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar oleh petugas kesehatan.

“Jadi mereka dipersilakan mengikuti prosedur yang ada melalui skrining mandiri yaitu dengan mengisi Google form selanjutnya dilakukan pengukuran seperti tensi dan sebagainya. Apabila ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan, maka kita harapkan pada saat mereka nanti di homestay itu bisa menghubungi tenaga kesehatan karena disetiap homestay itu sudah ditempel nomor-nomor yang bisa dihubungi untuk pelayanan kesehatan jadi seperti itu” pungkasnya.

Pelaksanaan skrining kesehatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bersama seluruh jajaran kesehatan dalam memastikan penyelenggaraan PENAS XVII berlangsung aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh peserta. Selain layanan skrining, tim kesehatan juga telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan, tenaga medis, ambulans, rumah sakit lapangan, serta sistem rujukan untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Dengan langkah tersebut, diharapkan seluruh rangkaian PENAS XVII dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang aman bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia yang hadir di Gorontalo. (mcgorontaloprov/zhya/ilb/md)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....