Sekda Iwan Mustapa Dorong Lulusan SMP Tapa Jadi Pemimpin Masa Depan

  • 11 Jun 2026 09:50 WIB
  •  Gorontalo

RRI CO ID Gorontalo - Momentum penamatan dan perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tapa menjadi panggung inspiratif bagi ratusan pelajar yang bersiap melangkah menuju jenjang pendidikan lebih tinggi, Rabu (10/6/2026).

Di hadapan para siswa, guru, dan orang tua, Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menyampaikan pesan penuh motivasi agar generasi muda tidak pernah berhenti belajar, bercita-cita, dan membanggakan orang tua. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan dunia pendidikan karena pernah merasakan langsung perjuangan sebagai seorang pelajar.

"Saya merasa senang, bangga, dan bahagia bisa berada di tempat ini. Saya pernah melalui dan menikmati proses belajar sebagai siswa. Masa sekolah adalah masa yang akan selalu dikenang, termasuk didikan dan ketegasan guru yang menjadi pemicu untuk terus belajar dan berkembang,"ungkap Iwan.

Di hadapan para siswa yang baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama, ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan dan pengalaman hidup, termasuk kegagalan maupun kesulitan, harus dijadikan pelajaran berharga untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, keberhasilan seorang anak bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan kebanggaan bagi orang tua yang telah berjuang tanpa lelah membesarkan dan mendidik mereka.

"Orang tua tidak membutuhkan ucapan terima kasih semata. Yang mereka harapkan adalah melihat anak-anaknya berhasil, berakhlak baik, dan mampu meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu jangan pernah berhenti belajar dan teruslah memberikan yang terbaik untuk orang tua,"pesannya.

Sekda Iwan juga menegaskan bahwa kelulusan dari SMP bukanlah titik akhir perjalanan pendidikan. Sebaliknya, ijazah yang diterima para siswa merupakan tiket menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Hari ini adik-adik telah ditanggalkan statusnya sebagai siswa SMP dan akan menerima ijazah. Tetapi ini bukan finish. Ini adalah tiket keberangkatan menuju pendidikan yang lebih tinggi. Jangan sampai ada yang putus sekolah,"tegasnya.

Ia turut mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada anak-anak mereka. Ajakan tersebut disampaikan seiring masih adanya tantangan pendidikan di daerah, termasuk angka putus sekolah yang menurutnya masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

"Saya menerima laporan bahwa angka putus sekolah masih berada di kisaran 1.900 anak dengan berbagai faktor penyebab. Karena itu, peran orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan anak-anak tetap melanjutkan pendidikan,"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik generasi muda meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

Menutup sambutannya, ia menitipkan tiga pesan penting kepada para siswa sebagai bekal menghadapi masa depan. Pertama, jangan pernah berhenti memiliki rasa ingin tahu. Kedua, jangan pernah berhenti bersyukur kepada Allah SWT dan meningkatkan ibadah. Ketiga, jangan pernah berhenti menghormati orang tua.

"Adik-adik sekalian adalah Generasi Emas Indonesia Tahun 2045. Kalianlah calon pemimpin masa depan. Karena itu jangan pernah berhenti bercita-cita. Gantungkan cita-cita setinggi langit, karena bangsa ini membutuhkan generasi yang berani bermimpi besar dan bekerja keras untuk mewujudkannya,"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....