Kebijakan Pro ASN Bone Bolango Sabet Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama

  • 06 Jun 2026 19:48 WIB
  •  Gorontalo

RRI CO ID Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali mengukir prestasi di panggung nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile, daerah ini berhasil meraih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama dari Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado Wilayah Sulawesi dan Maluku Utara.

Penghargaan itu diserahkan di Aula A.E. Manihuruk Kantor Regional XI BKN Manado, Sabtu (6/6/2026). Bone Bolango menjadi salah satu dari tiga daerah penerima penghargaan bersama Kota Manado dan Kabupaten Halmahera Selatan.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, yang menerima penghargaan tersebut didampingi Kepala BKPSDM Bone Bolango, Hamdy Gufran Mile, mengatakan capaian itu merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan Pro ASN yang berfokus pada transformasi layanan kepegawaian dan penguatan sistem merit.

“Penghargaan ini diberikan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dan melaksanakan kebijakan Pro ASN, khususnya dalam transformasi layanan kepegawaian. Penilaiannya berfokus pada penerapan sistem merit yang selama ini terus kami jalankan,”ujar Iwan.

Menurutnya, terdapat sejumlah indikator strategis yang menjadi dasar penilaian, mulai dari indeks profesionalitas ASN, digitalisasi layanan kepegawaian, kualitas dan akurasi data ASN, transparansi layanan, hingga kepatuhan terhadap norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) manajemen ASN.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian nasional adalah keberhasilan Bone Bolango menempati peringkat kedua terbaik nasional dalam indeks pengelolaan data ASN. Prestasi tersebut dinilai sebagai cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang modern dan berbasis data.

Tak hanya itu, Pemkab Bone Bolango juga terus memperkuat implementasi manajemen talenta melalui pemetaan kompetensi dan profiling ASN secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap aparatur memperoleh kesempatan pengembangan karier yang adil dan berbasis kompetensi.

Iwan menegaskan bahwa kebijakan Pro ASN yang dijalankan saat ini dirancang untuk menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih cepat, mudah, dan memberikan kepastian bagi para ASN.

“Prinsipnya bagaimana ASN dipermudah, dilindungi, dan dibahagiakan. Karena ASN merupakan fondasi utama dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Karena itu, kepastian karier, kenaikan pangkat, mutasi, hingga berbagai layanan kepegawaian terus kami percepat,” katanya.

Salah satu terobosan yang telah diterapkan adalah percepatan proses kenaikan pangkat dan mutasi ASN yang kini tidak lagi dilakukan setiap triwulan, melainkan setiap dua bulan. Pemerintah daerah juga terus mendorong para pengelola kepegawaian agar proaktif memastikan seluruh hak ASN dapat diproses tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, berbagai kemudahan juga diberikan kepada ASN, mulai dari pemberian penghargaan, pencantuman gelar akademik, hingga fasilitasi izin belajar untuk meningkatkan kompetensi aparatur.

Lebih jauh, Iwan menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan refleksi dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Ini bukan sekadar penghargaan. Ini adalah kewajiban kami sebagai penyelenggara pemerintahan untuk terus patuh pada aturan dan memperbaiki tata kelola manajemen ASN secara berkelanjutan,”tegasnya.

Ke depan, reformasi birokrasi di Bone Bolango akan semakin diperkuat melalui penerapan sistem manajemen talenta ASN yang saat ini tengah memasuki tahap finalisasi. Program tersebut telah dipersiapkan sejak tahun 2025 dan dalam waktu dekat akan diekspose di hadapan pimpinan BKN untuk mendapatkan persetujuan implementasi.

Langkah tersebut sejalan dengan visi besar Bupati Ismet Mile yang menempatkan reformasi birokrasi sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui penguatan kompetensi, peningkatan kinerja, dan modernisasi tata kelola ASN, Bone Bolango terus berupaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....