BPSMB Tingkatkan PAD Melalui Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang
- 28 Apr 2026 14:07 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Gorontalo semakin meningkat dengan hadirnya Balai Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB).
Melalui balai ini PAD dipungut melalui jasa pengujian dan sertifikasi mutu barang.
Jagung yang banyak di Gorontalo dan sekitarnya dapat diuji kualitasnya langsung di sini, sehingga peran BPSMB sangat mendukung program Agro-maritim yang digaungkan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah.
"Dengan kebijakan optimalisasi PAD saat ini maka eksportir sudah bisa mengurus surat keterangan asal (SKA) dan syarat sertifikat kesesuaian mutu (SKM) dengan mudah dan biaya terjangkau dibanding mengurus dilokasi pelabuhan ekspor," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, Selasa, 28 April 2026.
Fayzal juga mengungkapkan melalui inovasi dan kolaborasi maka percepatan kebijakan peningkatan ekspor dapat lebih maksimal.
Fayzal juga mengungkapkan program unggulan Agromaritim dan UMKM sangat terkait erat dengan Dinas Koperasi Ukm Perindustrian Dan Perdagangan (Diskumperindag), program ini disambut baik masyarakat dunia usaha.
Salah satu strategi yang dibangun adalah membangun ekosistem usaha yang terpadu dari hulu ke hilir, salah satu output di hilir yang harus ada yaitu bagaimana pengusaha lokal bisa melakukan ekspor dari Gorontalo khususnya produk Agromaritim seperti jagung, ikan, dan lainnya.
Adanya efisiensi anggaran pemerintah maka Pemprov Gorontalo menjawabnya PAD yang berasal dari hasil pengujian dan sertifikasi mutu barang.
Selama ini eksportir dalam pengujian dan sertifikasi langsung di lokasi pelabuhan ekspor misalnya Surabaya Atau Makassar, alasannya tidak dilakukan di daerah asal karena masih kurangnya instrumen pengujian yang ada di BPSMB Provinsi Gorontalo khususnya kromatografi gas cair untuk mengukur kadar jamur Aflatoxin pada jagung ekspor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....