Dinas Parekrafpora Identifikasi Kesiapan Pelaku Ekraf jelang PENAS 2026
- 10 Apr 2026 20:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Event Pekan Tani dan Nelayan Tahun 2026, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo melakukan identifikasi langsung terhadap kesiapan pelaku ekonomi kreatif serta sarana prasarana pendukung produk Ekraf di kabupaten/kota.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas produk yang akan ditampilkan, kesiapan pelaku usaha dari sisi produksi hingga pemasaran, serta ketersediaan fasilitas pendukung seperti tempat display, alat produksi, dan logistik.
Selain itu, identifikasi ini juga menjadi langkah awal dalam memetakan kendala yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif sekaligus menyusun rekomendasi peningkatan kesiapan menjelang event berskala tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, tim menyasar berbagai titik usaha ekonomi kreatif yang tersebar di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, hingga Kabupaten Bone Bolango. Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Nasi Kuning Holla, Naskun Ibu Yeni Siendeng, Warkop Amal, Rumah Makan Sate Oni, Extra Bakery, Maharani Souvenir, Pia Saronde, Galeri UMKM Olaku, Rumah Makan Tradisional Nangko-nangko, RM Sakinah, Karawo Haji Iko Mongolato, Desa Kreatif Kue Karawo Tanggilingo, Itatz Mode, hingga Bilgina Fashion sampai dengan Zona Kuliner Khas Danau Perintis.
Selain itu, untuk melihat geliat ekonomi kreatif pada malam hari, turut dilakukan peninjauan di beberapa sentra kuliner, seperti kawasan Street Coffee Menara Limboto, kuliner Pasar Sentral Gorontalo, serta Center Point Bone Bolango yang menjadi titik aktivitas masyarakat dan pelaku usaha kuliner.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif, peningkatan daya saing produk lokal, serta optimalisasi peran pelaku usaha dalam mendukung event daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Melalui identifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa pelaku ekonomi kreatif tidak hanya siap dari sisi produk, tetapi juga dari aspek kualitas, kemasan, dan daya saing. Ini penting agar produk lokal kita mampu menarik perhatian pengunjung dan memberikan dampak ekonomi yang nyata,” ujar Sultan, Jumat, 10 April 2026.
Ia juga menambahkan bahwa hasil dari identifikasi ini akan menjadi dasar dalam merumuskan langkah pembinaan lanjutan, termasuk peningkatan kapasitas pelaku usaha dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan partisipasi pelaku ekonomi kreatif dalam PENAS 2026 dapat berjalan optimal serta mampu memperkuat promosi produk lokal Gorontalo ke tingkat yang lebih luas. (mcgorontaloprov/anna)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....