Jelang PENAS 2026, Pemprov Gorontalo Latih Liaison Officer
- 08 Mar 2026 04:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sejumlah peserta yang berasal dari berbagai instansi mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) menjadi Liaison Officer (LO) Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII tahun 2026. Mereka dibekali materi dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman mengenai tugas dan fungsi Liaison Officer, peran strategis LO dalam mendampingi peserta kegiatan nasional, mekanisme koordinasi antar pihak terkait, serta strategi komunikasi dan pelayanan kepada peserta PENAS 2026.
“Bimbingan Teknis Liaison Officer (LO) PENAS XVII dilakukan secara daring melalui metode e-learning selama dua hari pelaksanaan,” kata Yolanda O. Mokoagouw Widyaiswara Ahli Madya BKPSDM Provinsi Gorontalo, Sabtu, 7 Maret 2026.
LO ini adalah atau naradamping adalah profesional yang bertugas sebagai jembatan komunikasi dan koordinator antara dua pihak atau lebih.
Yolanda menjelaskan selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman terkait pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan dalam menjalankan peran sebagai Liaison Officer sehingga mampu mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan PENAS XVII 2026 sesuai yang diprogramkan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) bekerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo untuk mendukung kesuksesan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis-Jumat (5-6/3/2026) secara hibrid di Kantor BKPSDM dan secara virtual.
“Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapan Liaison Officer (LO) dalam menjalankan tugas pendampingan pada Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026,” kata Yolanda O. Mokoagouw.
Yolanda menjelaskan melalui Bimtek ini peserta diharapkan memahami peran, fungsi, serta mekanisme koordinasi yang diperlukan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Bagian Administrasi Pimpinan Biro Umum Setda Provinsi Gorontalo Marthen Soleman, Dosen Jurusan Seni Rupa dan Desain Universitas Negeri Gorontalo Isnawati Mohammad, Kepala KPTPH Provinsi Gorontalo Muljady D. Mario, dan Sekretaris KPTPH Muh. Ridwan Matoka. (mcgorontaloprov/nourin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....