Gubernur Gorontalo Buka Pasar Murah Bersubsidi di Dembe I
- 28 Feb 2026 18:07 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Suasana di Lapangan SDN 2 Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, mendadak ramai oleh warga yang antre sejak pukul 08.00 WITA, Minggu 22 Februari 2026. Masyarakat tampak antusias menyambut Pasar Murah Bersubsidi yang dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Kehadiran Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, yang turut melayani transaksi warga semakin menambah semangat masyarakat dalam berbelanja. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan tujuh komoditas pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng satu liter Rp10.000, gula pasir satu kilogram Rp10.000, cabai rawit seperempat kilogram Rp10.000, bawang merah setengah kilogram Rp10.000, telur 10 butir Rp10.000, serta ayam pedaging.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Salah satunya dirasakan oleh Adelia (40), seorang ibu rumah tangga yang mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang signifikan dibandingkan harga pasar.
“Alhamdulillah senang sekali. Ini membantu sekali kitorang (kami) ibu-ibu di dapur karena harganya sangat terjangkau. Di pasar kalau beras yang bagus itu kan 13–14 ribu per liter. Di sini satu kilo cuma 5 ribu,” ungkap Adelia penuh semangat.
Menurutnya, perbedaan harga tersebut sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah situasi ekonomi yang menantang. Penurunan harga beras yang mencapai lebih dari separuh harga pasar menjadi bukti nyata intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat kecil.
Hal senada disampaikan Rahman (40), warga Kota Tengah. Ia menyoroti perbedaan harga cabai rawit yang cukup mencolok dibandingkan harga di pasar umum.
“Contoh saja cabai rawit (rica), setahu saya kalau di pasar itu 75 ribu per kilo. Namun di sini hanya 10 ribu. Ya alhamdulillah sangat membantu,” ujarnya.
Rahman menilai intervensi harga melalui subsidi langsung seperti ini sangat tepat, terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadan, ketika harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan.
Selain persoalan harga, ketersediaan stok pangan juga menjadi perhatian warga. Telur menjadi salah satu komoditas yang paling diburu karena mulai sulit ditemukan di pasaran akibat tingginya permintaan menjelang puasa tahun ini.
Masyarakat berharap program pasar murah bersubsidi ini dapat terus berlanjut dengan variasi komoditas yang lebih beragam, termasuk kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sabun dan perlengkapan dapur. Di akhir kegiatan, warga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo atas inisiatif yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kecil di Kelurahan Dembe I.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....