Staf Ahli Gubernur Gorontalo Tekankan Penguatan SDM Berintegritas dan

  • 15 Feb 2026 14:30 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Provinsi Gorontalo, Masran Rauf, menegaskan pentingnya penguatan SDM yang berintegritas dengan menjadikan nilai falsafah adat bersendikan syara' dan syara' bersendikan Kitabullah sebagai landasan utama pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Masran, saat mewakili Gubernur Gorontalo pada acara Wisuda Sarjana dan Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo yang berlangsung di Sumber Ria Ballroom, Sabtu, 14 Februari 2026.

Masran menyatakan, integrasi nilai adat dan agama dalam seluruh aspek pendidikan merupakan pijakan strategis untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkepribadian, bermoral, dan berakhlak mulia.

"Integrasi nilai adat dan agama dalam seluruh aspek pendidikan diharapkan mampu membentuk karakter SDM Gorontalo yang cerdas, berdaya saing, dan berintegritas," ujar Masran di hadapan 413 wisudawan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan perguruan tinggi yang hadir.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas SDM telah ditetapkan sebagai salah satu tujuan strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, pendidikan tinggi memegang peranan kunci dalam mencetak generasi unggul yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

"Penguatan pendidikan tinggi harus terus didorong melalui sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi, baik dalam pengembangan program studi, riset akademik, maupun pembinaan karakter generasi muda," kata Masran.

Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi, Pemerintah Provinsi Gorontalo disebut telah melakukan berbagai intervensi kebijakan. Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah melalui alokasi anggaran program beasiswa bagi mahasiswa.

"Program beasiswa diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan angka partisipasi perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo," katanya.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuspenma) Kementerian Agama RI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta perwakilan pemerintah daerah setempat. (mcgorontaloprov/mila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....