Pemprov Gorontalo Raih Dua Penghargaan di Treasury Awards 2025
- 15 Feb 2026 14:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Goronatlo - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo berhasil meraih penghargaan sebagai peringkat pertama penyaluran transfer ke daerah (TKD) tertinggi, dan peringkat ketiga tercepat pengajuan DAK Fisik Tahun Anggaran 2025, dalam penganugerahan Treasury Strategic Forum 2026, dan Treasury Awards 2025.
Kegiatan itu diselenggarakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, dan dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Sabtu, 14 Februari 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto, kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Sofian Ibrahim.
Dalam kesempatan yang sama, gubernur menyerahkan 18 kategori Treasury Awards tingkat pemerintah kabupaten/kota.
Gubernur menyatakan, ajang tersebut merupakan momentum refleksi atas pengelolaan keuangan negara di daerah secara akuntabel dan transparan.
“Forum ini memiliki makna penting bagi kita semua karena menjadi ruang untuk refleksi atas pengelolaan keuangan negara di daerah, sekaligus menyelaraskan langkah dalam menghadapi arah kebijakan fiskal tahun 2026,” ungkap Gusnar.
Gubernur menegaskan, pencapaian itu sebagai hasil dari sinergi dalam mendukung ketahanan perekonomian daerah di tengah ketidakpastian global.
Data yang dipaparkan menunjukkan pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada tahun 2025 mencapai 5,71 persen, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sejumlah Rp58,98 triliun dan PDRB per kapita mencapai Rp47,48 juta.
Capaian itu menjadi titik balik setelah empat tahun sebelumnya, periode 2021–2024, pertumbuhan ekonomi Gorontalo konsisten berada di bawah rata-rata nasional. Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mencatatkan realisasi 106,86 persen dari target, dengan PAD murni menembus 122 persen, yang mencerminkan penguatan kemandirian fiskal.
Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo memperoleh alokasi belanja negara sejumlah Rp9,15 triliun.
Namun, Gusnar menggarisbawahi adanya penurunan alokasi transfer ke daerah sebesar Rp1,65 triliun.
“Ada tiga pesan yang ingin saya titipkan kepada jajaran pemerintah daerah, pertama kita harus mengoptimalkan pendapatan asli daerah, meningkatkan efisiensi belanja operasional serta memperkuat sinergi fiskal antar pemerintah pusat dan daerah,” ujar Gusnar. (mcgorontaloprov/echin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....