UPTD Pelabuhan Perikanan Gentuma Sosialisasikan Asuransi Mikro Bahari
- 13 Feb 2026 22:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Nelayan Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjalankan profesinya. Selain cuaca yang tidak menentu, mereka juga harus berhadapan dengan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan jiwa dan keselamatan.
Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya jaminan perlindungan terhadap kehidupan dan aset mereka, seperti kapal yang menjadi sarana utama dalam mencari nafkah. Meski sektor kelautan dan perikanan menjadi pilar ekonomi Indonesia, kesejahteraan nelayan masih jauh dari kata ideal.
Untuk memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut, pemerintah hadir dengan program Bantuan Premi Asuransi Nelayan, yang bertujuan memberikan rasa aman bagi nelayan selama menjalani aktivitas penangkapan ikan.
Selain itu, program ini juga mencakup perlindungan terhadap kapal nelayan yang rawan terhadap kerusakan akibat cuaca buruk, kecelakaan, hingga kebakaran. Dengan adanya asuransi, nelayan dapat lebih fokus bekerja tanpa khawatir akan kerugian yang terjadi akibat risiko yang tak terduga.
Dalam rangka memperkenalkan program ini, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma bekerja sama dengan PT. Asuransi Kredit Indonesia (ASKRINDO) menggelar sosialisasi Asuransi Mikro Bahari, Kamis, 12 Februari 2026.
Sosialisasi ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari perwakilan PPN Kwandang, Angkatan Laut, Polair, serta pemilik kapal yang berdomisili di sekitar Pelabuhan Perikanan Gentuma.
"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan dan pemilik kapal mengenai manfaat program asuransi," kata Kepala UPTD PP Gentuma, Yusni Trisa Pakaya.
Menurutnya ssuransi ini memberikan jaminan perlindungan bagi nelayan agar mereka dapat terhindar dari berbagai risiko yang dapat terjadi selama kegiatan penangkapan ikan, baik itu melalui program asuransi nelayan maupun asuransi kapal ikan.
Dengan adanya program ini, diharapkan nelayan dan pemilik kapal dapat lebih tenang dan fokus pada aktivitas mereka, serta memperoleh perlindungan yang memadai untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan profesi mereka di tengah tantangan di laut. (mcgorontaloprov/yanto)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....