BPBD dan BMKG Koordinasikan Potensi Cuaca Ekstrem
- 29 Jan 2026 10:58 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengunjungi Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk berkoordinasi terkait prakiraan cuaca, Rabu, 28 Januari 2026.
Kedatangan Tim BPBD yang terdiri dari Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Ferdi Adam didampingi Analis Kebencanaan BPBD Gorontalo M Tahir Laendeng disambut Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Gorontalo Cucu Kusmayancu.
Kepada tamunya Cucu Kusmayancu mengatakan prakiraan cuaca puncak musim hujan pada bulan Februari hingga Juni."Terkait cuaca ini tahun 2026, nanti kami menganalisis prakiraan potensi cuaca yang signifikan terjadi," kata Cucu Kusmayancu. Menurut Cucu puncak curah hujan terjadi pada bulan Mei sampai Juni. Untuk wilayah Gorontalo bagian selatan puncaknya ada dua Desember atau Januari dan Mei atau Juni. Cucu mengapresiasi upaya koordinasi BPBD dalam memahami prakiraan cuaca, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana pada puncak musim hujan. "Koordinasi ini sangat bagus untuk antisipasi jangan sampai terulang lagi hal yang tidak dinginkan," jelasnya. (mcgorontaloprov/ppid)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....