Investasi Gorontalo Tumbuh, Tenaga Kerja Terserap
- 10 Mei 2025 13:49 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Realisasi investasi di Provinsi Gorontalo pada triwulan pertama Tahun 2025 mencatatkan capaian menggembirakan, tak hanya dari sisi angka, tetapi juga dari dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kontribusi investor lokal.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan bahwa Gorontalo berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,28 triliun hingga akhir Maret 2025, atau meningkat 78,11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Capaian ini sudah memenuhi 25,6% dari target investasi tahun 2025 yang sebesar Rp5,03 triliun,” ujar Sultan, Sabtu (10/5/2025).
Tak hanya mencatat pertumbuhan nilai, investasi tersebut juga menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 2.368 orang, mencerminkan dampak positif nyata terhadap perekonomian lokal. Sultan menilai hal ini sebagai bukti ketahanan ekonomi Gorontalo dan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp70,5 miliar, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp1,22 triliun. Kabupaten Pohuwato menjadi penyumbang investasi terbesar, mencapai Rp934,7 miliar, diikuti oleh Kabupaten Gorontalo dan wilayah lainnya.
Lima sektor unggulan dengan nilai investasi terbesar adalah pertambangan, industri logam dasar, jasa lainnya, sektor listrik gas dan air, serta perdagangan dan reparasi.
Sultan menambahkan, pada triwulan kedua, pihaknya menargetkan capaian tambahan sebesar 25% agar target tahunan dapat tercapai bahkan terlampaui.
“Kami berkomitmen mempercepat realisasi investasi dan terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelaku usaha,” pungkasnya.