Operasi Terpadu Digelar DKP dan Lanal Gorontalo di Perairan Laut Sulawesi

  • 12 Okt 2024 07:51 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Selama 2 hari, Kamis-Jumat (10-11/10/2024) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo Utara melakukan operasi terpadu pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan di perairan Laut Sulawesi.

Operasi terpadu dipimpin langsung Danlanal Gorontalo Utara Mayor Laut Chiven C. Sondakh yang melibatkan 20 personil TNI Angkatan Laut, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) Tarantula Dudepo dan Pokmaswas Cinta Bahari Diyonumo, tim DKP Provinsi dan USAID Ber-IKAN.

“Operasi terpadu ini merupakan monitoring kawasan perairan laut serta kampanye penyadaran masyarakat,” kata Fachria Djafar Kepala Seksi Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo dalam siaran persnya, Minggu (13/10/2024).

Fachria Djafar menjelaskan operasi Terpadu ini dibagi dalam 2 tim dengan nama Cikalang 1 dan Cikalang 2. Nama Cikalang diambil dari nama burung laut yang kecil dan gesit. yang sering mengikuti kapal nelayan bila menangkap ikan.

Tim Cikalang 1 melakukan operasi ke arah Barat di wilayah sekitar Pulau Popaya, Mas, Raja, Monano dan sekitarnya.

Sementara Tim Cikalang 2 melakukan operasi ke arah Timur di sekitar perairan Moluo, Ponelo, Molantadu dan sekitarnya.

“Selain melakukan patroli, tim operasi terpadu juga melakukan kegiatan penyadaran masyarakat. Kedua tim menemui nelayan yang sedang menangkap ikan serta bertemu langsung dengan masyarakat, aparat desa/kelurahan dan camat,” ujar Fachria Djafar.

Tim Cikalang 1 melakukan pertemuan dengan masyarakat di Desa Monano dan Camat Monano, sedangkan Tim Cikalang 2 dengan melakukan pertemuan dengan Lurah dan masyarakat Ponelo.

Salah satu anggota tim operasi terpadu Fachria Djafar Kepala Seksi Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo mengatakan patroli kali ini belum berhasil menangkap pelaku illegal fishing, tetapi selain memberi bekal bagi 2 Pokmaswas yang ikut dalam operasi ini,

Menurutnya kegiatan ini juga menegaskan bahwa DKP Provinsi Gorontalo dan TNI Angkatan Laut selalu mengawasi perairan laut dari kegiatan yang merusak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....