Komisi IV Deprov Soroti Kekurangan Dokter di RS Ainun Gorontalo

  • 21 Jul 2026 20:04 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo– Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti masih terbatasnya tenaga medis di Rumah Sakit Ainun Gorontalo saat membahas Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 bersama manajemen rumah sakit. Senin 20 Juli 2026.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Sri Darsianti Tuna, menegaskan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan harus menjadi perhatian utama agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Menurutnya, jumlah dokter umum yang tersedia saat ini belum sebanding dengan beban pelayanan yang terus meningkat di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut.

"Pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu hanya karena keterbatasan tenaga dokter. Penambahan dokter umum harus menjadi salah satu prioritas agar masyarakat memperoleh pelayanan yang maksimal," ujar Sri.

Dalam pembahasan terungkap, RS Ainun memiliki sekitar 16 dokter umum berstatus aparatur sipil negara (ASN). Namun, sebagian masih menjalani pendidikan sehingga belum dapat memberikan pelayanan secara optimal.

Sementara itu, jumlah dokter umum berstatus tenaga kontrak hanya sekitar 10 orang. Kondisi tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan pelayanan, terutama pada jam-jam sibuk maupun layanan malam.

Menurut Sri Darsianti, keterbatasan tenaga dokter berpotensi meningkatkan beban kerja tenaga kesehatan yang bertugas dan dapat memengaruhi efektivitas pelayanan apabila tidak segera diantisipasi.

Selain dokter umum, Komisi IV juga menemukan ketidakseimbangan komposisi tenaga kesehatan lainnya. Kebutuhan tenaga perawat dinilai masih cukup tinggi, sementara jumlah tenaga bidan relatif lebih banyak dibandingkan kebutuhan pelayanan rumah sakit.

"Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap penempatan dan distribusi tenaga kesehatan. Jangan sampai ada kekurangan di satu bidang, tetapi kelebihan di bidang lainnya. Semua harus disesuaikan dengan kebutuhan riil pelayanan," katanya.

Komisi IV meminta manajemen RS Ainun melakukan pemetaan ulang terhadap kebutuhan tenaga kesehatan agar penyusunan anggaran tahun 2027 benar-benar difokuskan pada pemenuhan tenaga medis yang paling dibutuhkan masyarakat.

Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat pelayanan RS Ainun sebagai salah satu rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....