DPRD Gorontalo Dorong Hilirisasi Jagung dan Kelapa untuk Tekan Kemiskinan
- 11 Mei 2026 10:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Koordinator Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan hilirisasi sektor pertanian dan peternakan sebagai langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan di Gorontalo.
Menurut Ridwan, selama ini sejumlah komoditas unggulan daerah seperti jagung, kelapa, dan ternak sapi masih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah ekonominya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Gorontalo.
Ia menilai, hilirisasi menjadi solusi penting agar proses pengolahan produk dapat dilakukan di daerah dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Kalau jagung hanya dijual mentah, nilai tambahnya kecil. Tapi kalau diolah menjadi pakan ternak, maka nilai tambahnya ada di Gorontalo,” ujar Ridwan kepada RRI, Minggu 10 Mei 2026.
Selain komoditas jagung, Ridwan juga menyoroti sektor peternakan sapi yang dinilai memiliki potensi besar apabila tidak hanya menjual ternak hidup, tetapi juga produk olahan daging.
Menurutnya, pengembangan industri pengolahan hasil peternakan dan perkebunan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Begitu juga kelapa, jangan hanya dijual utuh. Kalau diolah menjadi produk setengah jadi atau produk turunan lainnya, tentu akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru,” jelasnya.
Ridwan menambahkan, keberhasilan hilirisasi membutuhkan dukungan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk dalam penyediaan infrastruktur, pembinaan UMKM, dan perluasan pasar produk lokal.
Ia optimistis, jika hilirisasi sektor unggulan daerah dijalankan secara konsisten, maka Gorontalo mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan hingga mencapai satu digit dalam beberapa tahun ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....