Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau IPAL SPPG

  • 30 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemeliharaan Gizi (SPPG). Kegiatan ini bertujuan memastikan standar kebersihan, kualitas pengolahan limbah, serta mutu bahan baku dan proses produksi makanan tetap terjaga dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi I, Femi Udoki, menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan sistem IPAL di SPPG berfungsi sangat baik. Ia menilai proses pengolahan limbah berjalan optimal mulai dari tahap awal hingga akhir, sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Pengelolaan IPAL di SPPG ini sudah sangat baik. Hal ini penting untuk mencegah potensi munculnya hama seperti lalat yang dapat berdampak pada kualitas makanan dan kesehatan,” ujar Femi.

Selain itu, kondisi gedung SPPG juga mendapat perhatian positif dari rombongan. Tingkat kebersihan dinilai terjaga dengan baik, sementara proses produksi makanan berlangsung secara tertata dan higienis sesuai standar.

Dari sisi bahan baku dan menu makanan, SPPG dinilai telah menerapkan standar yang baik. Menu yang disajikan bervariasi dengan penggunaan bahan baku segar. Pihak pengelola juga tidak melakukan penyimpanan dalam jumlah besar, melainkan membeli bahan sesuai kebutuhan produksi untuk menjaga kualitas.

Femi menambahkan, standar kesegaran bahan, khususnya daging, diterapkan secara ketat. Daging sapi dipotong pada malam hari sebelum diolah, sementara daging ayam juga diproses dengan standar kesegaran yang serupa.

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menilai bahwa kualitas pengelolaan IPAL serta manajemen produksi di SPPG layak menjadi contoh bagi unit SPPG lainnya.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan kami untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas makanan terpenuhi, sekaligus langkah antisipatif terhadap potensi masalah di masa mendatang,” tutup Femi.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan gizi serta menjaga kesehatan masyarakat melalui pengelolaan yang profesional dan berstandar tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....