Komisi II Sidak SPPBE, Telusuri Kelangkaan LPG 3 Kg

  • 03 Mar 2026 13:21 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Haya-Haya Padengo guna menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi II, Mikson Yapanto, bersama anggota komisi dan didampingi Kepala Hiswana Migas, Kepala Bidang ESDM, serta pejabat fungsional Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag).

Dalam peninjauan itu, rombongan melihat langsung proses pengisian dan distribusi LPG 3 kilogram untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran penyaluran kepada masyarakat, khususnya penerima subsidi.

“Kami turun langsung untuk memastikan apakah benar terjadi kekurangan stok atau ada kendala distribusi. LPG 3 kilogram adalah kebutuhan dasar masyarakat kecil, sehingga ketersediaannya harus terjamin,” ujar Mikson.

Ia menegaskan, Komisi II akan terus memperketat pengawasan distribusi LPG bersubsidi agar tepat sasaran serta mencegah penimbunan maupun penyalahgunaan.

Sementara itu, pihak SPPBE Haya-Haya Padengo menjelaskan bahwa kuota pasokan LPG 3 kilogram tetap berjalan sesuai jadwal. Namun, terjadi peningkatan permintaan di beberapa titik yang menyebabkan kekosongan sementara di tingkat pangkalan.

Komisi II berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen dan pangkalan agar distribusi LPG 3 kilogram dapat berjalan lancar dan merata, sehingga kelangkaan yang dikeluhkan masyarakat segera teratasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....