Kemenag Provinsi Gorontalo Dorong Guru Madrasah Kuasai Teknologi Digital

  • 04 Okt 2026 09:26 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kementerian Agama Provinsi Gorontalo terus mendorong peningkatan kompetensi guru madrasah dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari upaya menciptakan proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Dorongan tersebut dilakukan melalui Workshop Guru Creator Desain Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan tema penguatan kapasitas pendidik madrasah berbasis cinta, literasi, numerasi, dan etika digital kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Kamis 1 Oktober 2026

Mewakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Ketua Tim Guru dan Tenaga Kependidikan Mohammad Fardhie Umar mengatakan, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, teknologi dapat menjadi sarana bagi guru untuk mengembangkan materi pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif serta menyesuaikannya dengan kebutuhan peserta didik.

“Bagaimana guru memanfaatkan media digital secara arif, terlebih memanfaatkan IT dalam membantu pembelajaran dalam bentuk multimedia pembelajaran interaktif, sehingga terwujud pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Mohammad Fardhie Umar.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi tersebut juga perlu diarahkan agar sejalan dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Kurikulum Merdeka.

Workshop ini menjadi salah satu langkah Kementerian Agama dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan madrasah. Guru didorong tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menghasilkan media pembelajaran digital yang dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar.

Selain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, kegiatan tersebut turut memberikan penguatan mengenai literasi, numerasi, etika digital, pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, serta etika bermedia sosial bagi tenaga pendidik.

Melalui penguatan tersebut, pemanfaatan teknologi diharapkan tetap mengedepankan nilai karakter dan tanggung jawab, sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif bagi peserta didik.

Sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta, penggunaan media digital juga diarahkan untuk membangun suasana belajar yang menghargai peserta didik, memberikan rasa aman, serta mendorong keterlibatan aktif selama proses pembelajaran.

Kementerian Agama Provinsi Gorontalo berharap workshop tersebut dapat meningkatkan kemampuan guru madrasah dalam menghasilkan konten pembelajaran digital yang interaktif dan berbasis literasi serta numerasi, sehingga penerapannya dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo H. Iswad Abdullah Pakaja, Komisi Informasi Penyiaran Publik, serta Tim Pengembang Literasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....