Kemenhaj Gorontalo Siapkan Fasilitas Ramah Jemaah Lansia

  • 21 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Gorontalo Tahun 1447 H/2026 M menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah, termasuk pembenahan fasilitas yang lebih ramah bagi jemaah lanjut usia atau lansia. Rekomendasi tersebut menjadi tindak lanjut evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 sekaligus menjadi pijakan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo dalam mempersiapkan pelayanan pada musim haji berikutnya.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Rakerwil, Muhaiminul Aziz Yunus, mengatakan forum tersebut tidak hanya mengevaluasi capaian, tetapi juga merumuskan langkah perbaikan pelayanan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Rakerwil berjalan lancar dan melahirkan sejumlah rekomendasi yang kita sepakati bersama demi perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun depan,” kata Muhaiminul Aziz Yunus, Jumat 21 Agustus 2026.

Salah satu capaian yang dinilai perlu dipertahankan adalah penyerapan kuota haji Gorontalo yang mencapai 100 persen. Selain itu, pengawasan terhadap istitha’ah atau kemampuan kesehatan jemaah juga menjadi bagian dari capaian positif.

“Dua penghargaan dari Kemenhaj, terkait penyerapan kuota 100 persen dan pengawasan istitha’ah kesehatan jemaah, tentu harus kita pertahankan dan terus kita tingkatkan,” ucapnya.

Di sisi lain, Rakerwil memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fasilitas pelayanan publik. Revitalisasi sarana dan prasarana dinilai penting untuk menciptakan pelayanan yang lebih nyaman, aman dan mudah diakses seluruh jemaah.

Pembenahan tersebut terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah lansia yang membutuhkan akses fasilitas dan pelayanan yang lebih mudah selama menjalani rangkaian proses penyelenggaraan ibadah haji.

“Menjadi perhatian khusus adalah revitalisasi sarana dan prasarana layanan publik, berupa pembenahan fisik agar para jemaah, khususnya lanjut usia, merasa lebih nyaman,” jelas Muhaiminul.

Menurutnya, rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerwil harus diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret dan terukur. Evaluasi terhadap penyelenggaraan haji 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi menjadi dasar perbaikan pelayanan pada penyelenggaraan berikutnya.

Muhaiminul menambahkan, peningkatan fasilitas bagi lansia merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan haji yang semakin inklusif dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Dengan rekomendasi tersebut, Kanwil Kemenhaj Gorontalo diharapkan mampu mempertahankan capaian positif sekaligus memperbaiki aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih nyaman dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....