KGTK Gorontalo Latih Pendidik Terapkan Deep Learning dan AI
- 30 Jun 2026 17:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – KGTK Provinsi Gorontalo menggelar Pelatihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Model Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat transformasi pendidikan yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan yang dimulai pada 29 Juni 2026 ini berfokus pada implementasi pembelajaran mendalam (Deep Learning), koding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital. Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam, literasi digital, koding, serta pemanfaatan AI dalam proses belajar mengajar.
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri atas sembilan guru, sembilan kepala sekolah, dan tujuh pengawas sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Mereka dipilih sebagai sekolah model yang diharapkan menjadi penggerak sekaligus inspirasi dalam penerapan inovasi pembelajaran di daerah masing-masing.
Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara bertahap mulai pekan keempat Juni hingga pekan pertama Juli 2026. Tahapan kegiatan diawali dengan orientasi daring untuk memberikan pemahaman mengenai tujuan, materi, dan alur pelatihan. Selanjutnya peserta mengikuti pembelajaran mandiri berbasis Learning Management System (LMS), kemudian mengikuti sesi tatap muka virtual bersama fasilitator untuk memperdalam materi dan berdiskusi mengenai implementasi pembelajaran.
Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta mengikuti pelatihan luring penuh di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Gorontalo. Pada tahap ini peserta memperoleh pengalaman belajar kolaboratif melalui praktik, simulasi, serta pendampingan langsung dari para fasilitator.
Kepala KGTK Provinsi Gorontalo, Hamzah Hippy, mengatakan pihaknya berkomitmen terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, penguasaan konsep pembelajaran mendalam, kemampuan dasar koding, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bijaksana menjadi bekal penting bagi pendidik dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
“Melalui pelatihan ini kami berharap ekosistem pendidikan di Provinsi Gorontalo semakin siap menghadapi tantangan abad ke-21 serta mampu mencetak generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Hamzah.
Ia menambahkan, dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, KGTK Provinsi Gorontalo optimistis dapat terus berkontribusi mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berorientasi pada masa depan sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....