Pembimas Kristen Gorontalo Dorong Program “Penyuluh Berdampak”
- 15 Mei 2026 15:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mery S. Kontu, terus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme penyuluh agama melalui penguatan program “Penyuluh Berdampak” yang difokuskan pada penyusunan instrumen pendukung program penyuluhan dan penguatan materi penyuluhan.
Penguatan tersebut dilaksanakan dalam kegiatan pembinaan dan koordinasi bersama para Penyuluh Agama Kristen yang digelar Kamis 7 Mei 2026 di Veloura Cafe n Resto, Kota Gorontalo.
Dalam arahannya, Mery menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan edukasi, pembinaan keagamaan, serta penguatan moral dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan program penyuluhan yang terukur, sistematis, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Penyuluh agama tidak hanya hadir untuk menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi, pendampingan, dan perubahan positif di tengah masyarakat. Karena itu, program penyuluh harus memiliki arah, indikator, serta instrumen pendukung yang jelas,” ujar Mery.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para penyuluh diarahkan untuk mulai menyusun berbagai instrumen pendukung program penyuluhan, mulai dari perencanaan program, pemetaan kebutuhan masyarakat, bahan dan materi penyuluhan, hingga mekanisme evaluasi dan pelaporan kegiatan.
Menurutnya, penyusunan instrumen yang baik akan membantu penyuluh dalam menjalankan tugas secara lebih terarah, profesional, dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat binaan.
“Melalui instrumen yang jelas, kita dapat mengukur sejauh mana efektivitas program penyuluhan yang dijalankan. Ini penting agar kegiatan penyuluhan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Selain penguatan program penyuluhan, pada kesempatan tersebut Mery juga menyosialisasikan Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SATUJAMKU) sebagai bagian dari program penguatan ketahanan keluarga yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Ia berharap para penyuluh agama Kristen mampu mengintegrasikan program penguatan keluarga tersebut dalam kegiatan penyuluhan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Gorontalo berharap lahir penyuluh agama yang adaptif, inovatif, profesional, dan mampu menghadirkan program-program penyuluhan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif yang nyata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....