KGTK Gorontalo–Sekolah Rakyat 71 Boalemo Teken MoU Pendidikan
- 30 Mar 2026 23:22 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – UPT KGTK Provinsi Gorontalo dan Sekolah Rakyat (SR) 71 Kabupaten Boalemo resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan.
Kepala Sekolah SR 71 Kabupaten Boalemo, Mohamad Syaifudin, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school (asrama), sehingga siswa tinggal dan belajar di sekolah dengan seluruh kebutuhan ditanggung pemerintah. Model ini memungkinkan siswa untuk fokus belajar tanpa terbebani biaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain menitikberatkan pada pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat juga mengembangkan literasi dasar, penguatan karakter, keterampilan hidup, serta pemanfaatan teknologi agar peserta didik siap menghadapi perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala UPT KGTK Provinsi Gorontalo, Eky Aristanto Punu, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan serta mendukung pengembangan kompetensi pendidik secara berkelanjutan.
“Program Sekolah Rakyat merupakan inovasi pemerintah dalam menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM dan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan berkolaborasi dalam berbagai program strategis, di antaranya pengembangan program pembelajaran, peningkatan kapasitas pendidik, serta dukungan terhadap inovasi pendidikan.
Ruang lingkup kerja sama juga mencakup peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan, penguatan teknologi informasi dan komunikasi, serta pelaksanaan penelitian bersama seperti penulisan jurnal dan buku.
Selain itu, kerja sama ini turut mendorong implementasi pembelajaran mendalam, pemanfaatan kecerdasan artifisial dan coding, pengembangan media pembelajaran untuk jenjang SD dan SMP, serta optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) berbasis MPI.
Dengan adanya Nota Kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara lembaga pendidikan dan mitra kerja semakin kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....