Kakanwil Kemenkum Gorontalo Hadiri Tonggeyamo Penetapan 1 Ramadhan

  • 22 Feb 2026 22:21 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Gorontalo menghadiri kegiatan Tonggeyamo dalam rangka penetapan awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh agama, serta unsur masyarakat. Para pejabat pria tampak mengenakan busana muslim lengkap dengan kopiah hitam, menambah nuansa religius dalam prosesi adat yang sarat makna tersebut.

Acara Tonggeyamo diawali dengan rangkaian adat khas Gorontalo sebagai simbol penyampaian kabar penting kepada masyarakat. Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan terus dilestarikan. Selanjutnya, seluruh undangan bersama-sama mengikuti pidato Menteri Agama Republik Indonesia terkait penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang menjadi rujukan resmi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa.

Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo menyampaikan bahwa Tonggeyamo merupakan adat istiadat yang rutin dilaksanakan setiap menjelang bulan suci Ramadhan. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat agar nilai-nilai adat dan budaya daerah tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa pelestarian adat berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari identitas daerah.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Hukum Gorontalo atas kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Kehadiran itu dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mempererat sinergi antarinstansi serta memperkuat harmoni kehidupan beragama di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Gorontalo menegaskan bahwa partisipasinya dalam Tonggeyamo merupakan wujud komitmen mendukung pelestarian adat dan budaya daerah yang selaras dengan syariat Islam.

“Tonggeyamo bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kami mendukung penuh pelestarian adat yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita mempererat koordinasi, menjaga kondusivitas daerah, serta memperkuat kerukunan umat beragama di Gorontalo,” tambahnya.

Melalui momentum Tonggeyamo, diharapkan seluruh masyarakat Gorontalo dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan, semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....