Bupati Gorut: Niat ke Baitullah Harus Diiringi Ikhtiar dan Istita'ah

  • 04 Agt 2026 11:35 WIB
  •  Gorontalo


RRI.CO.ID, GORONTALO UTARA – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah. Menurutnya, niat menuju Baitullah harus disertai ikhtiar serta kemampuan (istita'ah), baik secara fisik maupun finansial.

Hal itu disampaikan Thariq saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kajian akbar bertajuk "Selangkah Lebih Dekat Menuju Baitullah" yang digelar KBIHU Zam Zam Berkah Mulia di Taman Rakyat, Kabupaten Gorontalo Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus KBIHU Zam Zam Berkah Mulia, Ustaz Habib Salim Al-Jufri sebagai penceramah, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Utara, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Desa Molingkapoto, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Thariq menegaskan bahwa keinginan menunaikan ibadah ke Tanah Suci tidak cukup hanya dengan niat, tetapi harus diwujudkan melalui usaha yang nyata sebagai bagian dari syarat istita'ah.

"Ibadah menuju Baitullah tidak hanya dimulai dengan niat, tetapi juga dengan usaha yang nyata. Ketika kita berniat menghadap Allah di Baitullah, kita juga harus berusaha memperoleh rezeki dari-Nya. Kita bersandar kepada Allah Ar-Razzaq, Sang Maha Pemberi Rezeki, dan Al-Wahhab, Sang Maha Pemberi Karunia," ujar Thariq.

Selain mengajak masyarakat mempersiapkan diri untuk berhaji dan berumrah, Bupati juga mengapresiasi KBIHU Zam Zam Berkah Mulia yang menggelar kajian keagamaan di ruang terbuka. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi inovasi dalam mendekatkan syiar Islam kepada masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik dengan aktivitas yang bermanfaat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, saya menyampaikan apresiasi kepada KBIHU Zam Zam Berkah Mulia yang telah menghadirkan majelis ilmu di ruang publik. Ini merupakan inovasi yang patut didukung karena mampu menghidupkan Taman Rakyat dengan kegiatan yang menyejukkan dan memperkuat keimanan masyarakat," katanya.

Kajian akbar tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman tentang persiapan menuju Baitullah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui tausiah yang disampaikan kepada jamaah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....